GUNUNG KENDHIL SLEMAN DAN LEGENDANYA (2) – Beringin Putih Ditunggui Kethek Putih

GUNUNG Kekep kecuali bentuknya mirip tutup kendil juga mirip jamur atau payung. Artinya, pada bagian bawah tanahnya menjorok ke dalam sehingga membentuk ruangan seperti gua yang melingkari kaki gunung tersebut. Sementara itu Kedhung Aren terletak di bawah bendungan atau Waduk Sempor. Kedhung Aren dinamakan demikian karena dulunya di sekitar kedhung tersebut terdapat begitu banyak pohon aren atau pohon kolang-kaling.

Kisah yang bernuansa mistis mengenai tempat-tempat tersebut dapat disebutkan misalnya dengan kejadian yang dialami oleh orang yang bernama Wongso. Menurut sumber setempat Wongso adalah orang yang gemar melakukan peziarahan ke berbagai tempat. Hal ini dilakukan Wongso dengan berbagai ujub sekaligus menguji mentalnya. Suatu ketika Wongso bertirakat di Gunung Kekep. Beberapa hari ia berada di tempat itu. Entah pada hari yang ke berapa ia melihat ada sebuah wujud kekuningan sepanjang satu jengkal tangannya. Wujud atau bentuk benda itu memanjang. Kira-kira besarnya sebesar jari kelingking anak-anak.

Benda kekuningan itu tampak demikian mengkilat dan bersinar-sinar. Ketika didekati ternyata benda tersebut meloncat-loncat dengan cepat. Wongso sangat penasaran melihat hal itu. Benda itu pun dikejarnya. Namun apa yang dilakukan Wongso tidak membuahkan hasil. Benda tersebut lenyap begitu dikejar Wongso. Wongso percaya bahwa benda tersebut adalah benda gaib. Bahkan ia mempercayai bahwa benda tersebut adalah pusaka semacam besi kuning.

Kecuali itu di Gunung Kekep juga terdapat sepokok pohon beringin putih. Pohon beringin putih ini kini telah tumbuh besar. Sumber setempat menerangkan bahwa beringin putih ini ditunggui oleh makhluk gaib berupa kera berbulu putih yang disebut sebagai Kethek Putih. Kera ini dapat sewaktu-waktu menampakkan diri pada pelaku spiritual yang mendatangi Gunung Kekep.

Tidak ada yang tahu apakah penampakan dari Kethek Putih ini sebagai sasmita akan terwujudnya ujub atau bukan. Hanya saja dianjurkan bagi para pelaku spiritual agar tidak mengganggu Kethek Putih dan pohon beringin putih di Gunung Kekep. Tidak ada yang tahu pula apakah kera putih ini memiliki kaitan dengan cerita tentang Anoman atau tidak. Namun kera putih ini memang dipercaya sebagai salah satu penunggu di wilayah itu. (Albes Sartono)

Read previous post:
Gala Dinner untuk Yachter Sukses, Natuna Tatap Festival Senua 2019

NATUNA (MERAPI)- Status kawasan Geopark Nasional yang disandang Natuna, memicu sektor pariwisata di daerah ini bergeliat. Setelah sukses menyambut para

Close