GEJOLAK POLITIK DI KRATON DEMAK (1) – Kanjeng Kyai Muntap Bikin Aryo Penangsang Kalap

PERNAH mendengar nama tombak Kyai Muntap? Konon adalah pusaka andalan Adipati Jipang, Aryo Penangsang. Berkali-kali tombak Kanjeng Kyai Muntap kalau sudah haus darah, tidak tanggung-tanggung mint banyak korban. Bagaimana ceriteranya?

Dalam Babad Tanah Jawi disebutkan, betapa marahnya Adipati Jipang Aryo Penangsang yang kala itu sedang dhahar kembul, bojana handrawina mendengar rintihan tangis kesakitan dari pekathik-nya, karena kupingnya ditebas sabit pemotong rumput hingga berdarah-darah. Lebih marah lagi begitu melihat di kuping yang telah terpotong itu tertempel surat tantangan untuk bertempur dengan prajurit Pajang.

Dengan sigap Aryo Penangsang lantas mengambil pusaka andalannya yakni tombak Kyai Muntap, dengan menunggang kuda Gagak Rimang menyeberangi Bengawan Sore. Aryo Penangsang itu memang digdaya sekti mandraguna, dengan tombak sakti andalan di tangan bisa digambarkan betapa garangnya menghadapi lawan. Namun karna kemarahannya yang sedang memuncak muntap tak terkendali, menghilangkan kewaspadaannya. Aryo Penangsang telah bertindak gegabah, tanpa perhitungan, juga tidak mengenali tipu daya lawan, bisa berakibat fatal.

Sementara di pihak lawan Ki Juru Martani berasama Ki Pemanahan dan Ki Penjawi sudah mengatur siasat. Kata pekathik saat ini Gagak Rimang sedang birahi, titik lemah tersebut akan dimanfaatkan. Untuk itulah begitu melihat Aryo Penangsang menunggang kuda Gagak Rimang yang sedang birahi, disiapkan kuda betina yang sedang hamil muda sebagai tunggangan Sutawijaya. Perhitungan Ki Juru Martani, kuda jantan yang sedang birahi pasti sulit dikendalikan bilamana menghadapi kuda betina.

Aryo Penangsang yang sedang kalap tanpa perhitungan, ambyur menyeberangi Bengawan Sore dengan Gagak Rimang, apalagi di seberang sana orang-orang prajurit lawan bersorak-sorak menantang. Aryo Penangsang yang masih di dalam air Bengawan Sore dihujani panah oleh prajurit Pajang, namun dengan gagah berani bisa mendekati prajurit lawan. Tak ayal lagi tombak pusaka Kanjeng Kyai Muntap lantas menyambar-nyambar nyebar pepati di kalangan prajuritnya Ki Juru Mertani, Ki Pemanahan dan Ki Penjawi. Tombak ampuh itu memang ngelak getih, banyak prajurit lawan lansung berguguran dengan darah menetes luka yang mendalam. Korban bergelimpangan, Ki Juru Martani langsung memerintahkan Sutawijaya untuk menghadapi Aryo Penangsang yang sedang ngamuk punggung.

Melihat kuda betina di hadapannya, Gagak Rimang lari tak terkendali, beringas, melonjak-lonjak, Sutawijya dengan sigap lantas menelorongkan tombak Kanjeng Kyai Pleret ke arah Aryo Penangsang. Tepat sasaran Aryo Penangsang pun mengalami luka, terjungkal jatuh dari kudanya dengan usus terburai. Tombak Kyai Muntap lepas dari tangannya, namun Aryo Penangsang memang sakti mandraguna. Ususnya yang terburai keluar dari perutnya, kemudian dililitkan ke keris Kanjeng Kyai Sih Tan Kater (orang awam menyebutnya Kyai Setan Kober) yang disengkelitnya. Murid kinasih Sunan Kudus ini memang sakti mandraguna, meski ususnya terburai dan dililitkan keris Kyai Sih Tan Kater tetap maju perang menggasak prajurit Pajang dengan gagah berani. Arya Penangsang terus merangsek mendekati Danang Sutawijaya sebagai senopati Pajang, yang juga agak terpaku melihat kesaktian adipati Jipang tersebut.

Arya Penangsang berhasil menangkap Danang Sutawijaya, dan segera akan dihabisi. Tanpa sadar Arya Penangsang menarik keris andalannya untuk ditusukkan ke dada Danang Sutawijya, yang semakin lunglalai menungu nasib. Namun keberuntungan ternyta ada dipihaknya, Arya Penangsang yang kalap mencabut kerisnya tanpa ampun ambruk jatuh ke tanah. Karena kalapnya, ia lupa bahwa ususnya yang terburai menyangkut pada warangka kerisnya yang ampuh. Seperti halnya ususnya dipotong langsung oleh kerisnya sendiri, bisa dibayangkan keris Sih Tan Kater yang ampuhe kagila-gila mengakhiri hidupnya dan tewas seketika. Adipati Jipang gugur, selesai pula perebutan tahta kekuasaan Demak.(Ki Sabdo Dadi)

Read previous post:
Bawang Bombay Atasi Gula Darah Tinggi

SEBAGIAN jenis bumbu atau rempah diyakini mempunyai khasiat kesehatan, misalnya jenis bawang bombay, merah maupun putih. Cara pemanfaatannya pun cukup

Close