API ABADI DI PULAU GARAM: Penerangan untuk Menjamu Sang Raja

Di bagian timur Pulau Madura, ada sumber api yang tak pernah kunjung padam. Kini tempat tersebut menjadi tempat wisata yang menakjubkan. Tepatnya terletak di desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, 4 km ke arah selatan kota Pamekasan. Keberadaan api tak pernah kunjung padam itu, ternyata memiliki cerita rakyat yang sangat terkenal di wlayah tersebut. Berikut ini kisahnya.

RADEN Wignyo Kenongo alias Ki Moko merasa risau, ketika mendengar kabar bahwa Raja Palembang beserta rombongan dalam waktu dekat akan berkunjung ke kediamannya. Kunjungan itu tak lain disebabkan keberhasilan Ki Moko menyembuhkan sang puteri.

Konon hanya dengan mengirimkan tabung-tabung bambu yang berisi mata ikan, sang puteri tiba-tiba sembuh dari penyakit yang berkepanjangan. Padahal sebelumnya puluhan tabib gagal untuk mengobati sang puteri.

Sang raja pun begitu bahagia dan merasa berhutang budi pada Ki Koko. Dalam hatinya lantas timbul keinginan untuk menikahkan sang puteri dengan Ki Moko.
Sementara bagi Ki moko, setelah mendengar berita itu ia berusaha mencari cara agar bisa menjamu rombongan kerajaan dengan sebaik-baiknya. Semua itu demi tidak mengecewakan kedatangan sang raja. Kenyataannya, kebutuhan perjamuan itu belumlah terasa lengkap, bahkan untuk mencari sumber api sebagai penerangan masih terasa sulit.

MERAPI-SAIF KOHER WAHAB Api abadi di Madura banyak dikunjungi wasatawan.
Api abadi di Madura banyak dikunjungi wasatawan.

Di tengah kerisauan itu, Ki Moko memutuskan untuk bersemedi dan mencari petunjuk dan pertolongan dari Yang Maha Kuasa. Lambat laun kebutuhan perjamuan untuk sang raja berhasil ia dapatkan. Begitu juga sumber api. Dengan tongkat yang biasa ia pegang, Ki Moko menancapkannya ke tanah lalu muncullah percikan api. Setelah itu pesta pernikahan pun berjalan lancar dan sang raja merasa puas dengan hidangan yang disajikan.

Kini percikan api itu masih terus menyala tak kenal musim. Usut punya usut ternyata tanah di kawasan itu mengandung belerang yang kemudian bergesekan dengan O2, maka terjadilah fenomena api menyala tak kunjung padam. Sebenarnya terdapat dua tempat dimana api abadi itu menyala dan masih dalam satu kawasan yang berdekatan. Yang pertama berada ditempat yang biasa dikunjungi para wisatawan, disebut dengan Apoy Lake (Api laki-laki). Satunya berada tepat di dekat pintu masuk (di tengah sawah) yang biasa disebut dengan Apoy Bine’ (Api wanita). (Saif Koher Wahab)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
BAHAN ALAMI BERFAEDAH BAGI KESEHATAN MANUSIA (10-HABIS) – Manis Jangan Singkirkan Sakit Kepala

SEBAGIAN jenis tanaman hias dan rempah juga berfaedah bagi kesehatan manusia. Cara pemanfaatannya cukup sederhana, sebagian sudah dilakukan turun-temurun. Tak

Close