PESAREYAN ANTAKAPURA GUNUNG KELIR – Selir dan Abdi Tak Bersalah Dibantai

PESAREYAN Antakapura berada di puncak Gunung Kelir, sebelah selatan kraton Mataram di Pleret. Pesareyan tersebut kondang angker lan wingit, karena di tempat itulah dimakamkan para selir dan abdi-abdinya yang tidak bersalah dibunuh membabi buta, atau dibantai oleh raja waktu itu Amangkurat Agung atau Amangkurat 1. Kenapa bisa terjadi demikian?

Dalam Babad Tanah Jawi diceriterakan, bahwa Amangkurat 1 dikenal sebagai raja yang gemar akan wanita cantik, kendati sudah punya permaisuri dan beberapa selir. Tidak peduli orang tersebut sudah bersuami atau belum.

Dikisahkan, raja jatuh hati kepada seorang wanita cantik anak Ki Wayah seorang dalang wayang kulit gedog, meski diketahui bahwa wanita tersebut sedang hamil karena memang sudah punya suami bernama Ki Dalem. Dengan paksa wanita cantik tersebut diboyong ke kraton. Setelah ditempatkan di kraton diberi julukan Ratu Wetan sebagai selir kinasih. Kecantikan Ratu Wetan yang sempat memabukkan raja membuat iri hati dan dengki para selir, dan membuat ketegangan di tamansari. Ketika Ratu Wetan melahirkan anak laki-laki, raja teringat akan suami selir kinasih yakni Ki Dalem. Diam-diam menyuruh utusan untuk menghabisi Ki Dalem, agar nantinya tidak menjadi klilip menggangu kesenangannya.

Ratu Wetan mendengar suaminya dibunuh oleh utusan raja, maka ia bersedih selalu menangis dan menggigau. Dalam igauannya Ratu Wetan menyebut nama suaminya, “Dalem….Dalem….” Karena sedihnya membuat Ratu Wetan tidak mau makan dan minum membuat jatuh sakit. Kesehatan memburuk, dan tak lama kemudian meninggal dunia.

MERAPI-NAVIGASI-BUDAYA.JOGJAPROV.GO.ID Suasana Pesareyan Antakaoura Gunung Kelir.
MERAPI-NAVIGASI-BUDAYA.JOGJAPROV.GO.ID
Suasana Pesareyan Antakaoura Gunung Kelir.

Betapa hancurnya raja kehilangan Ratu Wetan selir kinasih, kemudian mencurigai semua abdi dalem dan selir-selirnya, bahkan kerabat yang telah menyebabkan kematian selir kinasih tersebut. Raja menganggap igauan selir kinasih yang sering mengatakan “Dalem….Dalem”, adalah para sentono dalem kerabat, para selir yang iri hati akan kedekatan dirinya dengan selir kinasih lantas menganiaya hingga meninggal dunia. Fatal akibatnya, tanpa berpikir panjang seluruh selir dan kerabat serta abdi-abdinya dibantai tanpa mengenal ampun.

Semua korban yang tidak berdosa itu lantas dimakamkan di pesareyan Antakapura, Gunung Kelir. Hingga sekarang tempat tersebut dianggap angker lan wingit oleh warga sekitar, tidak ada yang berani sembrana. (Ki Sabdo Dadi)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Syarat Agar Suami Kembali

MESKI sudah menikah dan memiliki dua anak, tapi Sukiman (nama samaran) tega meninggalkan keluarganya. Istrinya Lastri (juga nama samaran) kini

Close