JEJAK PEWARIS TANGGUH ENTHO-ENTHO (4) – Tak Mudah Turunkan Ilmu Empu

Meskipun empu pada umumnya terjadi turun temurun, namun ternyata tida mudah menurunkan ilmu empu. Banyak syarat yang haris dilakukan, dan jika gagal, maka risikonya pewrais empu akan terhenti.

MENJALANI pekerjaan sebagai seorang empu bukanlah profesi yang mudah. Alih keilmuan biasanya dilakukan secara turun temurun dan lewat proses alam yang ketat. Tidak semua anak empu misuhur memiliki bakat menjadi seorang empu kenamaan, bila tidak menjalani berbagai laku. Laku fisik dengan membantu bekerja di besale menjadi seorang panjak terlebih dulu. Kalau dipandang sudah memiliki ketangguhan dalam menjalani pekerjaan sebagai asisten, lantas harus menjalani laku batin dengan berbagai ritual menurut tradisi seperti berbagai puasa, seperti puasa ngapit weton, Senin-Kamis, puasa mutih bahkan hingga puasa ngebleng sesuai jumlah hari yang biasa mencapai hitungan 40 hari dalam almanak Jawa.

 MERAPI-TEGUH Bekerja di besale proses tempa keris.
MERAPI-TEGUH
Bekerja di besale proses tempa keris.

Proses laku prihatin memiliki tujuan pada pengolahan rasa, kepekaan batin dan pengendalian diri yang mantap. Setiap empu menurut Sungkono, pantang memiliki temperamen tinggi, emosinya harus stabil. Bila dalam keadaan emosi, sebaiknya tidak bekerja.

“Meski lulus dalam penggemblengan fisik di besale dan perapian, untuk proses penggemblengan batin biasa banyak yang rontok. Tapi mereka bisa membuat keris sebagai kerajinan, bukan menjadi empu tapi pengrajin pembuat keris,” tandas empu Sungkowo.

Dalam pandangan empu Sungkowo Harumbrojo, ada perbedaan yang harus dipisahkan antara pengrajin keris dan empu, seorang pengrajin keris bisa membuat keris sebagai buah tangan atau cendera mata. Meski proses secara fisik nyaris sama sebagai mana pembuatan keris oleh seorang empu. Namun perbedaannya terletak pada laku spiritual yang dilaksanakan. (Teguh)

 

Read previous post:
PADA 15-31 OKTOBER – FHSN Gunungkidul Izin Tak Mengajar

WONOSARI (MERAPI) - Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Kabupaten Gunungkidul mengajukan izin bersama. untuk tidak beraktivitas mengajar terhitung sejak 15

Close