JEJAK PEWARIS TANGGUH ENTHO-ENTHO (2) – Empu Memiliki Nilai Strategis

Sebagai sosok yang dihormati di kalangan kerajaan, keberadaan empu ternyata tidak lantas abadi. Jika tidak mampu melawan bergulirnhya waktu, maka seorang empu pun bisa surut dan tidak memiliki pewaris lagi.

SEIRING perjalanan waktu, keahlian para empu itu ternyata tidak semua dapat diberikan kepada pewarisnya. Keahlian Empu Rajekwesi dan Empu Lobang tak ada penerusnya. Sehingga terputuslah keturunan kedua empu itu. Hanya Empu Entho Wayang yang mempu mengembangkan keahliannya dan dilanjutkan oleh anak cucu keturunannya hingga sekarang.

“Hanya simbah empu Entho Wayang yang tetap bertahan dan hingga saat ini masih diteruskan oleh keturunannya melanjutkan Tangguh Entho-entho yang menjadi khas kejayaan kasultanan Yogyakarta,” ucap Empu Sungkono Arumbrojo di rumahnya di Seyegan.

Menurut Empu Sungkowo Arumbrojo yang merupakan generasi ke-17 dari Empu Supa Majapahit ini, seorang empu memiliki nilai strategis dalam sebuah kerajaan, terkait dengan karya senjata dan pusaka. Sebuah kerajaan akan memiliki pamor yang disegani oleh kerajaan lain ketika memiliki pusaka-pusaka andal hasil karya dari para empu ternama. Karya karya Empu misuhur seperti keris Sengkelat, Nogososro Sabuk Inten, keris Joko Piturun, Keris kiai Kopek hingga saat ini masih menjadi bagian dari pusaka kraton.

MERAPI-TEGUH Empu Sungkowo Arumbrojo.
MERAPI-TEGUH
Empu Sungkowo Arumbrojo.

Sungkono mengakui, tidak selamanya kejayaan para empu mampu melawan bergulirnya waktu. Begitu juga dengan kejayaan tangguh Entho-entho, kini pun mengalami masa suram, setelah Sultan Hamengku Bowono IX surut. Akhir kekuasaan HB IX menandai terputusnya hubungan antara generasi penerus Empu Supa Winangun dengan kraton. Semasa HB IX menurut Empu Sungkowo, hubungan tradisi antara ayahnya Empu Jeno Arumbrojo dengan HB IX masih terjalin baik. Beberapa kali begitu seingat suami Dwi Nuraini ini, Sultan HB IX memesan untuk dibuatkan sejumlah keris. (Teguh)

 

Read previous post:
Petani Sukoharjo Lega Sejumlah Fasilitas Dam Colo Diperbaiki

SUKOHARJO (MERAPI) - Petani di Sukoharjo lega setelah Balai Besar Wilayah Bengawan Solo selaku pengelola Dam Colo Nguter melakukan sejumlah

Close