DARI KUTHAGEDHE, MATARAM ISLAM BERJAYA (6) – Santun Masuk ke Kompleks Makam

Seiring perkembangan zaman Kotagede tetap ramai meski tak lagi menjadi ibukota kerajaan. Berbagai peninggalan sejarah seperti makam para pendiri kerajaan, Masjid Gede Mataram Kotagede, rumah-rumah tradisional dengan arsitektur Jawa yang khas, toponim perkampungan masih menggunakan tata kota zaman dahulu.

PASAR Kotagede juga merupakan warisan masa lalu yang masih lestari hingga sekarang, meski tata ruang dan bentuk bangunannya sudah berubah dan menyesuaikan dengan kebutuhan modern.

Tata kota kerajaan Jawa biasanya menempatkan kraton, alun-alun dan pasar dalam poros selatan – utara. Kitab Nagarakertagama yang ditulis pada masa Kerajaan Majapahit (abad ke-14) menyebutkan bahwa pola ini sudah digunakan pada masa itu. Pasar tradisional yang sudah ada sejak jaman Panembahan Senopati masih aktif hingga kini. Setiap pagi legi dalam kalender Jawa, penjual, pembeli, dan barang dagangan tumpah ruah di pasar ini. Bangunannya memang sudah direhabilitasi, namun posisinya tidak berubah.

Bila ingin berkelana di Kotagede, kita bisa memulainya dari pasar ini lalu berjalan kaki ke arah selatan menuju makam, reruntuhan benteng dalam, dan beringin kurung. Berjalan 100 meter ke arah selatan dari Pasar Kotagede, kita akan menemukan kompleks makam para pendiri kerajaan Mataram Islam yang dikelilingi tembok yang tinggi dan kokoh. Gapura ke kompleks makam ini memiliki ciri arsitektur Hindu. Setiap gapura memiliki pintu kayu yang tebal dan dihiasi ukiran yang indah. Beberapa abdi dalem berbusana adat Jawa menjaga kompleks ini 24 jam sehari.

MERAPI-JB SANTOSO Jam matahari di halaman Masjid Gede Mataram Islam.
MERAPI-JB SANTOSO
Jam matahari di halaman Masjid Gede Mataram Islam.

Masuk ke dalam kompleks makam, kita juga akan menjumpai masjid peninggalan masa lalu. Meski letaknya masih in situ, namun bentuk bangunannya sudah kerapkali direhabilitasi, baik karena unsur bangunan yang sudah menjadi lapuk, maupun akibat gempa bumi.

Kompleks Masjid Gede Kotagede dikenal dengan Masjid Gede Mataram Kotagede. Kompleks masjid ini berada di desa Sayangan RT 04 Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (-dari berbagai sumber) (JB Santoso)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PERINGATI HUT RI KE-73 – Kodim Sleman Gelar Donor Darah

DALAM rangka memperingati HUT KemerdekaanRepublik Indonesia ke 73, Kodim 0732/Sleman bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan

Close