Tangis Haru Melepas Calon Jemaah Haji

Jemaah calon haji berpamitan dengan keluarganya. (MERAPI-Abdul Alim)
Jemaah calon haji berpamitan dengan keluarganya. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Suasana haru terlihat saat pamitan jemaah calon haji Karanganyar di halaman kantor bupati, Sabtu (28/7). Derai air mata dan ucapan doa dari keluarga mengiringi mereka menuju Tanah Suci.

Masing-masing jemaah diantar keluarga sampai mereka naik ke lima unit bus yang akan mengantarkannya ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Ekspresi haru dari raut muka jemaah maupun keluarganya menandakan mereka berpisah dalam waktu tidak singkat.

Total terdapat 560 jemaah asal Karanganyar yang terbagi kloter 40 dan 41. Dari jumlah tersebut, sekitar 420 berisiko tinggi (risti) karena faktor kesehatan dan usia. Sedangkan 223 jemaah mendapat pantauan khusus.

“Kami memiliki data siapa saja yang risti maupun butuh pengawasan khusus. Mereka juga ditandai dengan gelang warna kuning. Pada prinsipnya, masih dalam batas normal untuk bisa menunaikan rukun haji di Tanah Suci. Adapun penyakit yang diidapnya seperti hipertensibdan diabetes,” kata Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Karanganyar kepada wartawan usai pamitan haji.

Lebih lanjut dikatakan, jemaah haji kloter 40 sebanyak 223 orang memasuki asrama Donohudan pukul 10.00 WIB sedangkan kloter 41 sebanyak 337 pada pukul 16.00 WIB. Semuanya diterbangkan ke Tanah Suci dari bandara internasional Adi Soemarmo jelang tengah malam.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendoakan para jemaah selamat dan sehat sampai rujuan. Serta mampu menjalankan ibadah wajib, sunah serta menunaikan rukun haji secara tepat.
“Nanti semoga bisa ketemu keluarga lagi dengan kondisi utuh. Menjadi haji mabrur,” katanya. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
HIDAYAH – Lolos dari Maut

  AGAK lama Inem mengamati apa yang ia dengar di balik pintu kamar Hendri. Takut terjadi apa-apa, Inem pun memutuskan

Close