PPK dan PPS Sukoharjo Resmi Dilantik

Para PPK dan PPS Sukoharjo resmi dilantik. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
Para PPK dan PPS Sukoharjo resmi dilantik. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
SUKOHARJO (MERAPI) – Sebanyak 501 orang PPS dan 36 PPK Sukoharjo resmi dilantik. Pelantikan dipimpin Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo Kuswanto dan dihadiri Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya di Pendapa Graha Satya Praja (GSP), Jumat (9/3). Usai dilantik mereka diminta langsung bekerja melakukan persiapan pelaksanaan Pemilu baik Pileg dan Pilpres 2019.
Ketua KPU Sukoharjo Kuswanto mengatakan, PPS yang dilantik ada sebanyak 501 orang tersebar di 167 desa dan kelurahan dengan rincian masing masing tiga orang disetiap desa dan kelurahan. Sedangkan PPK total ada 36 orang dengan rincian masing masing tiga orang di 12 kecamatan.
Para PPK dan PPS terpilih tersebut sebelumnya telah mengikuti serangkaian tahapan seleksi. Selanjutnya mereka tinggal mengikuti pelantikan dan melaksanakan tugas.
Kuswanto menjelaskan, pembentukan PPK dan PPS sesuai dengan Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pembentukan Badan Penyelenggara Pemilu. Dalam aturan tersebut KPU Sukoharjo berhak membentuk, mengangkat dan melantik PPK dan PPS.
Pembentukan PPK dan PPS dilakukan sesuai dengan tahapan baik secara tertulis maupun lisan. Penilaian dilakukan berdasarkan evaluasi internal KPU Sukoharjo terhadap calon PPK dan PPS.
“Setelah melalui serangkaian akhir para PPK dan PPS dilantik. Setelah pelantikan ini maka mereka harus segera bekerja,” ujar Kuswanto.
Tugas para PPK dan PPS yakni berkaitan dengan Pemilu 2019 baik Pileg dan Pilpres. Sisa waktu yang ada diharapkan dimaksimalkan agar saat pelaksanaan bisa terlaksana dengan baik.
“Dalam Undang Undang diamanatkan sekarang tahapan pembentukan badan penyelenggara mulai Januari sampai Maret dan pembentukan serta pelantikan PPK dan PPS sudah terlaksana,” lanjutnya.
Para PPK dan PPS diminta saat bekerja bisa maksimal salah satunya dengan membagi waktu. Sebab para PPK dan PPS sekarang juga dihadapkan dengan kegiatan lain yakni tahapan Pilgub Jawa Tengah.
Komunikasi juga harus dilakukan PPK dan PPS dengan melibatkan perangkat desa dan  kelurahan dan kecamatan. Hal itu penting mengingat PPK dan PPS bekerja melibatkan berbagai unsur dan masyarakat.
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, usai dilantik para PPK dan PPS sudah resmi menjabat dan bekerja maksimal sesuai tugasnya. Mereka memiliki beban berat dan tanggungjawab besar membantu kelancaran program pemerintah berkaitan dengan pelaksanaan pemilu.
“PPK dan PPS jangan curang. Masyarakat sudah pintar karena sering mengikuti pemilu. Harus kerja sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku. Sebab kesalahan sekecil apapun tetap harus dipertanggungjawabkan,” lanjutnya. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
EP Latih Persitema

TEMANGGUNG (MERAPI) - Manajemen Persitema menunjuk Edi Paryono sebagai pelatih kepala Persitema untuk Liga 3 PSSI Zona Jawa Tengah Tahun

Close