• Kamis, 8 Desember 2022

Kenali gejala dan tanda awal serangan jantung, untuk mengurangi risiko kematian

- Kamis, 29 September 2022 | 19:30 WIB
Ilustrasi seseorang menderita penyakit jantung.  (ANTARA/HO-Foto oleh Los Muertos Crew dari Pexels)
Ilustrasi seseorang menderita penyakit jantung. (ANTARA/HO-Foto oleh Los Muertos Crew dari Pexels)

HARIAN MERAPI - Mengenali gejala dan tanda awal serangan jantung penting agar masyarakat bisa menanganinya secara tepat dan tepat dan mengurangi risiko kematian.

Dengan mengetahui gejala awal serangan jantung, masyarakat bisa lebih waspada dan segera mencari pertolongan medis bila merasakan tanda-tanda tersebut.

"Serangan jantung dapat menyebabkan kematian bila tidak segera tertangani," kata , kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Hasril Hadis, Sp.JP(K), FIHA, di Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Pengalaman misteri Dido sepulang nonton konser band kesayangan di gedung, siapa yang bersamaku semalam?

Hasril menjelaskan gejala serangan jantung yang harus diwaspadai, yakni adanya nyeri dada yang khas. Nyeri itu terasa di belakang tulang dada, di dalam rongga dada, dada sebelah kiri.

Rasa sakitnya dideskripsikan seperti nyeri ditindih benda berat, ada juga yang merasa seperti dadanya terbakar, diremas, ditusuk, diiris atau tercekik hingga merasa sesak napas.

Nyeri tersebut juga dapat menjalar hingga ke leher, rahang bawah, dagu, punggung, lengan kiri dan ulu hati. Gejala serangan jantung disertai juga dengan ciri-ciri seperti susah napas, sesak napas, keringat dingin dan pucat.

Tidak semua serangan jantung selalu langsung berakibat fatal, bisa saja seseorang mengalami serangan jantung ringan.

Baca Juga: Airlangga-Puan segera bertemu, Adi Prayitno : Upaya kerja sama dalam Pilpres 2024

Pada kasus seperti ini pertolongan pertama harus dilakukan secara cepat dan diikuti dengan penanganan dari ahli penyakit jantung secara komprehensif.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Sarkopenia, penyebab dan cara pencegahannya

Selasa, 29 November 2022 | 20:55 WIB
X