• Jumat, 12 Agustus 2022

Ini Bahaya Pancaran Sinar Biru Bagi Kulit Manusia

- Sabtu, 20 November 2021 | 16:45 WIB
Ilustrasi WFH  (ANTARA/Pexel)
Ilustrasi WFH (ANTARA/Pexel)

KEMAJUAN teknologi memaksa sebagian besar orang untuk selalu di depan gawai dan barang elektronik. Padahal kegiatan tersebut memiliki dampak buruk, bukan hanya untuk kesehatan mata, namun juga untuk kesehatan kulit akibat paparan sinar radiasi.

Lila Dewi Research and Development dari PT. Kosmetika Global Indonesia menyebutkan, perangkat seperti laptop, telepon, tablet, TV, dan bahkan bola lampu LED yang memancarkan sinar biru merupakan hal yang biasa, namun memilik dampak yang buruk bagi kulit wajah jika terlalu lama.

"Sinar biru atau blue light ternyata memiliki dampak dan bisa membahayakan bagi kulit jika sering terkena pancarannya. Paparan cahaya biru bahkan lebih bermasalah bagi orang yang memiliki kulit berwarna," kata Dewi dalam siaran pers dikutip Sabtu (20/11/2021).

Baca Juga: Loker Jogja Terbaru 2021, Info Lowongan Kerja Untuk Kasir 10 Orang

Dalam sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam The Journal of Investigative Dermatology, hal ini terbukti menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit warna sedang hingga gelap, sementara untuk kulit yang lebih terang relatif tidak terpengaruh.

Pengaruh buruk blue light dapat merangsang produksi radikal bebas di kulit, yang dapat mempercepat munculnya penuaan.

Komunitas medis mengkategorikan warna kulit berdasarkan pada bagaimana ia bereaksi terhadap sinar UV.

Tipe satu adalah warna paling terang dengan sensitivitas sinar UV. Kulit tipe dua terkena sinar biru tetapi tidak mengalami pigmentasi.

Baca Juga: Hujan Deras, Race Pertama WSBK di Sirkuit Pertamina Mandalika Ditunda

Sedangkan kulit berwarna akan menggelap, dan kegelapan itu bertahan selama beberapa minggu. Sinar biru bahkan dapat merusak DNA.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fungsi Garam bagi Tubuh Seberapa Penting?

Selasa, 5 Juli 2022 | 21:50 WIB

Tips untuk Mencegah dan Mengobati Kutil Kelamin

Rabu, 15 Juni 2022 | 19:40 WIB

Kanker Darah, Inilah Gejala pada Umumnya

Rabu, 8 Juni 2022 | 21:10 WIB
X