Kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Olahraga Rutin Bisa Bantu Turunkan Risiko Diabetes Melitus

- Senin, 15 November 2021 | 06:00 WIB
dr. Andreas, Sp.PD saat wawancara virtual dengan Antara.  ( ANTARA/Wuryanti Puspitasari.)
dr. Andreas, Sp.PD saat wawancara virtual dengan Antara. ( ANTARA/Wuryanti Puspitasari.)

"Misalkan kadar gula sewaktu lebih dari 200 dan kadar gula puasa lebih dari 125," katanya.

Baca Juga: Bus Jurusan Jogja Parangtritis Bali Padang dan Kekuatan Batin Pak Polisi pada Pengendara Tak Punya SIM

Pada umumnya, kata dia, ada gejala klasik yang menyertai diabetes, misalkan penderita menjadi sering buang air kecil, mudah haus dan selalu ingin minum atau bahkan bisa juga menjadi sering lapar.

"Gejala yang paling umum juga terjadinya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Untuk mengetahui apakah seseorang menderita diabetes, selain memahami gejala-gejalanya, juga perlu mengecek kadar gula darah secara rutin," katanya.

Jika dalam pemeriksaan kadar gula dalam darah ternyata mengalami peningkatan maka perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab peningkatan gula darah tersebut.

Baca Juga: Wewe Gombel Ngamuk Gara-gara Dibilang Wanita Nakal

Dia menambahkan bahwa faktor risiko diabetes di antaranya adalah karena riwayat keluarga atau keturunan, usia, obesitas, serta riwayat darah tinggi.

Sementara itu terkait dengan Hari Diabetes Sedunia tanggal 14 November, kata dia, dapat menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan sosialisasi dan kampanye di tengah masyarakat terkait dengan bahaya penyakit diabetes. *

 

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X