• Senin, 29 November 2021

Demam Berdarah Dengue Hantui Masyarakat Saat Musim Penghujan, Ketahui Beberapa Hal Ini Agar Tidak Tertular

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:30 WIB
Keberadaan jentik nyamuk pada tampungan air pertanda potensi penyakit DBD.  (Foto: Kominfo Bantul)
Keberadaan jentik nyamuk pada tampungan air pertanda potensi penyakit DBD. (Foto: Kominfo Bantul)

harianmerapi.com – Demam berdarah dengue (DBD) masih berpotensi terjadi di masyarakat. Terlebih lagi saat peralihan musim seperti saat ini.

Musim penghujan juga meningkatkan potensi penambahan kasus DBD di masyarakat.

Dikutip harianmerapi.com dari laman resmi Dinas Kesehatan DIY, selama tahun 2021 yang lalu, di seluruh Indonesia terdapat 103.781 kasus DBD.

Bahkan karena penyakit ini, angka kematiannya mencapai 727 orang.

Baca Juga: Wolbachia: Solusi Demam Berdarah, Nyamuk Lawan Nyamuk

Sementara itu, pada tahun 2020 jumlah kasus DBD di DIY sebanyak 3.618 orang.

Jumlah itu menempatkan DIY dalam peringkat kesembilan secara nasional. Bahkan selama satu tahun 13 pasien meninggal dunia akibat DBD.

Berikut informasi penting terkait dengan DBD yang dirilis di dalam laman tersebut:

Demam berdarah dengue (DBD) atau dengue hemoragic fever (DHF)ini disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini biasa berkembang di daerah tropis dan subtropis.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Beberapa Opsi Terapi Kanker Paru Menurut Spesialis

Jumat, 26 November 2021 | 20:50 WIB

Ini Bahaya Pancaran Sinar Biru Bagi Kulit Manusia

Sabtu, 20 November 2021 | 16:45 WIB

Asam Lambung Naik, Kenali Penyebabnya

Jumat, 19 November 2021 | 11:15 WIB

Khasiat Madu Pahit untuk Jaga Imunitas Tubuh

Senin, 8 November 2021 | 10:45 WIB

7 Manfaat Buah Naga yang Baik untuk Kesehatan

Senin, 1 November 2021 | 17:52 WIB

Perhatikan, Ini Dua Golongan Faktor Risiko Stroke

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 08:21 WIB
X