Berbahan Jahe Hindarkan Masuk Angin


 
MINUMAN berbahan rimpang jahe cukup beragam jenisnya. Selain wedang jahe, sebagian jenis minuman tradisional pun menggunakan tambahan jahe. Antara lain ada wedang uwuh, ronde, bandrek, bajigur, bir pletok dan sekoteng. Selain mampu menambah cita rasa minuman tradisional, jahe juga diyakini memiliki khasiat kesehatan.

Seperti diyakini Dwiyanto yang akrab disapa Pak Yanto, minuman berbahan jahe akan mampu menghangatkan badan serta memperlancar sirkulasi atau peredaran darah. Dengan peredaran darah yang lancar, diharapkan bisa terhindar atapun mempercepat sembuhnya gangguan kesehatan, misalnya masuk angin, flu, batuk kering, memperlancar air seni, musuh kembung ataupun sakit perut.

“Selain bisa dijadikan bahan minuman, rimpang jahe bahkan jahe masih muda atau rebungnyajuga dapat juga diolah menjadi bahan makanan seperti asinan dan acar. Tak jarang pula, beberapa jenis masakan sayur juga menggunakan tambahan jahe. Secara umum bisa berperan dalam membantu atau mendukung kesehatan  badan,” ungkap Pak Yanto kepada  Merapi.

Pemilik warung soto di kawasan Jalan Godean Sleman ini menambahkan, penggemar minuman kopi pun bisa menambahkan sari, ekstrak ataupun jahe geprek di minuman berbahan kopi. Selain mendukung sirkulasi darah agar lebih lancar, diharapkan pula bisa berperan menghangatkan badan, melonggarkan pernafasan, mengusir masuk angin, mengurangi rasa sebah karena perut kembung, badan jadi lebih segar dan lebih bersemangat. Apalagi minuman dari biji kopi, jika dikonsumsi dengan takaran pas atau tak berlebihan akan mendukung kesehatan badan. Bahkan diyakini membantu mencegah tubuh dari sejumlah gangguan kesehatan.

Sejumlah sumber bahkan menyebutkan, kopi dapat membantu mencegah batu empedu serta mengurangi risiko stroke. Tak ketinggalan bisa berperan menurunkan risiko terkena diabetes tipe II hingga kisaran 30 persen. Pasalnya, kandungan asam klorogenik dalam biji kopi dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya gangguan kesehatan ini. Lebih ideal lagi jika membuat minuman kopi dengan  mengolah bijinya sendiri atau sudah wujud bubuk kopi tapi dari sumber terpercaya, sehingga termasuk bubuk kopi murni atau tak ada tambahan bubuk lainnya.

“Minuman tradisional jenis bajigur, selain ada bahan ekstrak jahe biasanya ada juga tambahan sedikit bubuk kopi murni. Kalau minuman sekoteng selain ada tambahan jahe, ada juga irisan-irisan olahan labu bligo yang sudah dikeringkan,” terangnya.

Adanya tambahan jenis labu ini antara lain bisa berperan dalam usaha menghindarkan atau mencegah beberapa penyakit pada ginjal. Dengan kata lain, dalam bligo terkandung zat-zat yang dapat menjaga ataupun mendukung  ginjal menjadi lebih sehat. Selain itu bligo juga bisa menjadi musuh sembelit, bahkan diyakini pula bisa berperan mencegah serta melawan  radang pada usus. Pasalnya, sifat anti ulcerogenik pada buah bligo dapat membantu peradangan usus menjadi lebih tenang. Peradangan usus tak tenang ini biasanya dikarenakan panas dalam. Sedangkan kandungan kadar air yang cukup tinggi antara lain bisa mencegah dehidrasi serte memperlancar pengeluaran air seni secara alami. (Yan)


 

Read previous post:
Ilustrasi penjualan daging ayam di pasar.
Harga Daging Sapi dan Ayam Turun

SOLO (MERAPI) - Harga beberapa barang kebutuhan pokok, seperti daging sapi dan ayam, sudah mulai turun di pasar tradisional Kota

Close