Berbahan Serai Sebagai Anti Virus


 
MINUMAN atau wedang herbal beragam jenisnya. Tak jarang dalam satu minuman ada kombinasi sejumlah bahan alami, misalnya serai, jahe dan jeruk nipis. Ada lagi jahe, pandan dan serai, serta kencur, jahe, serai dan jeruk nipis. Selain mempunyai cita rasa unik perpaduan bahan alami seperti ini banyak diyakini memiliki khasiat atau manfaat kesehatan.
Khasiatnya antara lain diyakini dapat berperan sebagai anti virus termasuk virus corona.

Caranya antara lain kombinasi bahan-bahan tersebut sudah diiris-iris atau dipotong-potong lalu dikeringkan dahulu. Setelah kering dapat diseduh menggunakan air panas atau direbus dahulu sampai mendidih, diangkat, disaring dan diminum saat msih hangat. Resep seperti ini tak jauh beda dengan jenis wedang uwuh. Ketika bisa dikonsumsi rutin diharapkan mampu mendukung kesehatan, baik sebagai upaya mencegah maupun melawan gangguan kesehatan.

Adapun manfaat kesehatan lain perpaduan antara serai, jahe dan jeruk nipis, misalnya dapat membantu mencegah dan melawan asam urat, menurunkan kadar gula darah tinggi, sebagai anti kanker, membersihkan bakteri/infeksi jamur dan musuh radang saluran kencing. Lain halnya perpaduan bahan serai, daun pandan dan jahe antara lain bisa membantu menyingkirkan toksin di tubuh (detoksifikasi), musuh gangguan kesehatan pada lambung, pernafasan, sebagai anti kanker, meredam rematik, pegal linu, nyeri-nyeri dan demam.

Cara pemanfaatan serai, lainnya antara lain cukup dipadu dengan jahe dan gula aren, sehingga diyakini dapat membantu mengatasi serangan batuk atau mempercepat sembuhnya batuk. Bahkan bisa sebagai minuman penghangat badan serta memperlancar sirkulasi darah. Resep alaminya, yakni bisa cukup memanfaatkan lima batang serai segar. Selain itu bisa dipadu tiga jari jahe yang diiris tipis-tipis dan gula aren. Semua bahan direbus dengan tiga gelas air hingga tinggal dua gelas. Selanjutnya disaring dan diberi sedikit garam lalu diminum dua kali sehari selama tiga hari.

Lalu adanya bahan rimpang jahe dalam minuman herbal juga diyakini bagus untuk kesehatan. Beberapa jenis minuman tradisional menyehatkan dan menggunakan bahan jahe, misalnya ada bandrek, sekoteng, bajigur, bir plethok, ronde maupun wedang jahe-serai. Minuman ini pun dapat membantu memperlancar sirkulasi darah serta menghangatkan badan.

Adanya minuman-minuman tradisional dan masih eksis sampai sekarang seperti itu, membuktikan bahwa bahan-bahan alami tersebut sudah lama digunakan. Karena memberi manfaat bagi kesehatan, baik sebagai usaha mencegah maupun melawan gangguan kesehatan, sehingga tetap bisa eksis sampai sekarang.

Bahkan menurut beberapa sumber, di negara Denmark, tanaman ini diteliti untuk mendapatkan senyawa aktif yang bisa digunakan untuk membantu melawan rematik. Ketika sudah dijadikan bahan minuman menyehatkan, sudah selayaknya rutin diminum. Bahkan di negara maju seperti Jepang, rebung tanaman jahe dapat diolah layaknya sayur, sebagai tambahan acar ataupun asinan. Hasil olahan ini memiliki aroma dan citarasanya khas. Bahkan bermanfaat bagi kesehatan, misalnya dapat membantu menyehatkan badan, menjaga stamina, memperlancar air seni serta memperbaiki sistem pencernaan di tubuh.(Yan)

Read previous post:
Datangi Rumah Pemudik, Gugus Tugas Kecamatan Sukoharjo Lakukan Swab Antigen

SUKOHARJO (MERAPI) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kecamatan Sukoharjo gerak cepat melakukan pelacakan dan mendatangi pemudik langsung ke

Close