Daun Leunca Ditakuti Demam

 
BANYAK sumber menyebutkan jika tanaman leunca berasal dari Asia Barat dan Eropa. Selanjutnya bisa menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk sampai ke Indonesia. Bagian buahnya dengan ukuran kecil-kecil sering digunakan sebagai lalapan maupun campuran sejumlah masakan. Tak kalah penting, baik bagian buah serta daun leunca diyakini mempunyai khasiat kesehatan.

Adapun beberapa ciri tanaman leunca antara lain bercabang banyak dengan ketinggian bisa sampai kisaran 175 cm. Letak daunnya berseling, berbentuk bulat telur dengan ujung dan pangkal meruncing. Buah leunca berbentuk bulat, berwarna hijau, jika sudah masak menjadi ungu kehitaman dan berisi banyak biji. Rasanya renyah serta agak langu. Ketika dimakan masih mentah, maupun telah dimasak dengan campuran bahan lain mempunyai rasa serta aroma cukup khas.

Jika ingin digunakan sebagai musuh serangan demam, tanpa perlu mengkonsumsi obat berbahan kimia, yaitu bisa memanfaatkan daun tanaman leunca sekitar 70 gram. Bahan ini dicuci bersih dengan air mengalir, lalu  direbus menggunakan air bersih sebanyak lima gelas sampai mendidih selama 15 menit. Hasilnya diminum tiga kali sehari. Ramuan ini perlu rutin dikonsumsi sampai serangan demamnya tak berkutik lagi.

Sedangkan kandungan zat-zat alami daun dan buah leunca, antara lain zat samak, senyawa glikosida alkaloid solanin, Fe (besi), minyak lemak, kalsium,vitamin A maupun C. Jika bisa rutin mengkonsumsi leunca antara lain akan bisa membantu memperlancar air seni alias berfungsi sebagai diuretik. Bahkan diyakini juga bisa berfungsi sebagai anti bakteri, anti kanker dan tonik bagi tubuh.

Selain leunca, bagian buah tanaman ciplukan yang mirip buah leunca juga diyakini bermanfaat atau berkhasiat bagi kesehatan. Antara lain bisa sebagai musuh influenza dan sakit tenggorokan. Caranya dapat menggunakan semua bagian tanaman ciplukan. Langkah awalnya, bahan-bahan ini dibersihkan lalu dipotong-potong sebesar tiga sampi empat cm dan dijemur. Lalu dibungkus agar tak lembab lagi dan digunakan sebanyak 9 – 15 gram yang direbus menggunakan air secukupnya. Bagian airnya disaring dan rutin diminum sampai benar-benar sembuh.

Ada pula bagian buah tanaman talok atau kersen, meski wujudnya kecil-kecil dapat dijadikan musuh serangan asam urat. Cara memanfaatkannya, cukup makan buah sembilan butir buah kersen tiga kali sehari. Cara ini antara lain dapat membantu mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan  penyakit asam urat. Punya khasiat ini karena buah kersen mengandung kadar purin rendah. Kandungan air tinggi dalam buah kersen dapat melarutkan purin yang mengendap di ginjal atau persendian. Kandungan inilah yang membuat buah kersen mampu membantu melawan asam urat. (Yan)

Read previous post:
Bulog Gelar Pasar Murah Ramadan Drive Thru

KARANGANYAR (MERAPI) - Perum Bulog Subdivre Surakarta kembali menggelar pasar murah selama ramadan. Berbagai komoditas sembako dapat dibeli dengan sistem

Close