Kelengkeng Bantu Atasi Badan Terasa Lemah

MERAPI-SULISTYANTO
Varietas kelengkeng merah memiliki khasiat kesehatan.

 
KELENGKENG termasuk buah-buahan sudah dikenal berbagai kalangan. Saat musim panen raya, akan semakin mudah menemukan hasil panenan buah ini, bahkan harga jualnya bisa lebih murah. Beberapa varietas kelengkeng pun sudah dibudidayakan petani serta penggemar tanaman buah, misalnya kelengkeng merah, mata lada, pingpong dan new kristal.

Selain memiliki cita rasa khas dan punya nilai gizi, kelengkeng juga diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Cara penanaman pohon kelengkeng bisa di tanah langsung maupun menggunakan pot. Semakin besar ukuran atau diameter pot akan semakin baik. Sebagian varietas kelengkeng pun akan mudah berbuah ketika ditanam di pot dengan catatan mendapat perawatan yang baik terutama pemupukan secara berkala.

“Salah satu varietas kelengkeng, yaitu kelengkeng merah termasuk yang mudah berbuah meski ditanam di pot atau sering disebut sebagai tabulampot. Tak hanya penampilannya yang menarik, daging buah kelengkeng merah juga bergizi dan bisa mendukung kesehatan badan,” papar salah satu warga Sleman, Hasan Prayoga kepada Merapi.

Jika digunakan untuk membantu mengatasi badan terasa lemah atau kurang tenaga, terlebih bagi ibu-ibu yang sedang mengandung, maka  selama hamil bisa rutin minum tonik alami  berbahan daging buah kelengkeng. Dalam sehari cukup minum  dua kali sehari, yaitu pagi dan malam hari, masing-masing sebanyak satu sendok makan.

Resep sederhana membuat tonik kelengkeng, yaitu bisa menggunakan   500 gram buah kelengkeng segar yang sudah dikupas kulitnya dan dibuang bagian bijinya. Bahan ini direbus bersama 500 gram gula pasir sampai mendidih dan bagian airnya sampai menjadi kental. Setelah dingin/hangat baru bisa dikonsumsi. Bahkan tonik kelengkeng ini pun cocok juga diminum yang baru saja sembuh dari sakit.

Lain halnya jika digunakan untuk membantu meredam kecemasan maupun amnesia, yaitu dengan meminum satu sendok tonik kelengkeng setiap harinya. Sedangkan untuk membantu mengatasi menurunnya nafsu makan,  antara lain cukup mengkonsumsi kisaran 60 gram buah kelengkeng segar.  Bahan ini dimakan dua kali sehari, pagi dan malam hari. Resep alami ini diyakini pula bisa membantu melawan serangan diare.
“Tak kalah penting, daging buah kelengkeng dari berbagai varietas juga banyak mengandung vitamin seperti vitamin A,  B dan C. Ada pula kandungan protein nabati, lemak dan mineral yang berguna bagi kesehatan,” tandasnya.

Selain itu daging buah kelengkeng juga bisa berperan menjaga serta memperkuat organ limpa dan meningkatkan produksi sel darah merah di tubuh. Ada lagi manfaat alami, yaitu mampu memberikan efek penenang, bahkan melawan susah tidur atau insomnia dan sulit konsentrasi. Termasuk juga mendukung kesehatan jantung sekaligus membantu meredam keluhan jantung berdebar.(Yan)


 

Read previous post:
LEGENDA GUNUNG BAGUS GUNUNGKIDUL (8)- Perang Terjadi Setelah Lamaran Ditolak

Gusti Sultan kini baru merasakan dirinya telah membuat keputusan yang salah, dengan mengundang pihak Kumpeni untuk terlibat dalam sengketa di

Close