Bunga Kana Musuh Keputihan

TANAMAN bunga kana atau tasbih ada beberapa varietas, sehingga wajar sering ditemukan warna serta bentuk bunganya berbeda. Selain bunganya, bagian daun juga ada yang berbeda warna serta bentuknya. Sebagian banyak yang dijadikan sebagai tanaman hias, namun ada pula yang masih hidup liar di alam, misalnya di pinggir saluran irigasi.

Terutama bagian umbi dari tanaman ini diyakini mempunyai beberapa manfaat atau khasiat kesehatan. Sebagai contoh dapat dijadikan rival atau musuh keputihan. Resep sederhana yang dapat diterapkan, antara lain cukup menggunakan bagian umbi tanaman kana yang sudah dikeringkan dan dicuci sebanyak 30 gram. Bahan alami berkhasiat ini diiris-iris tipis. Selain itu dikombinasi dengan bahan lain, yaitu  beras ketan 30 gram. Ditambah lagi daging ayam 30 gram yang juga sudah diiris-iris.

Langkah pembuatannya, diawali dengan membersihkan semua bahan, lalu dimasukan semua ke mangkuk berisi air sampai semua bahan terendam. Kira kira dua centimeter di bawah permukaan air, lalu segera ditim. Cara pemakaiannya, setelah semua bahan masak bisa dimakan sekaligus dan dilakukan setiap hari sampai sembuh.

Lain halnya jika digunakan untuk membantu melawan serangan wasir atau ambien, yaitu bisa menggunakan umbi tanaman bunga kana sebanyak 60 gram. Bagian umbi dengan kualitas bagus, segera dicuci bersih menggunakan air mengalir. Selanjutnya diiris tipis-tipis dan direbus menggunakan tiga gelas air bersih. Setelah airnya tinggal kisaran  satu gelas segera diangkat. Setelah dalam keadaan hangat, ramuan alami ini disaring. Air hasil penyaringannya dapat diminum dua kali dalam sehari sampai keluhan atau gangguan kesehatan tersebut bisa teratasi.

Selain itu dengan izin Yang Maha Kuasa, bagian umbi tanaman kana akan membantu mengatasi hepatitis. Cara membuat ramuannya, cukup memanfaatkan umbi kana sebanyak 120 gram dan air bersih tiga gelas. Bahan ini dicuci bersih menggunakan air mengalir, selanjutnya diiris-iris tipis dan direbus menggunakan tiga gelas air tersebut. Kira-kira airnya tersisa separohnya segera diangkat. Cara pemakaiannya, setelah dingin atau hangat disaring airnya, selanjutnya diminum dalam keadaan hangat. Ramuan berkhasiat ini diminum dua kali dalam sehari.

Idealnya dilakukan secara teratur selama 20 hari,  maksimal selama 47 hari. Dosis maksimal dalam satu hari 250 gram. Khasiatnya, antara lain akan nampak setelah satu minggu biasanya bola mata dan kulit yang menguning akan memudar. Adapun beberapa ciri tanaman kana atau tasbih, misalnya bagian bunga mampu tampil indah. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi bisa mencapai kisaran dua meter. Selain itu mempunyai rimpang atau umbi mirip ubi jalar dengan ukuran sedang. Bagian daunnya bersirip, memiliki bunga bersusun antara lain ada yang berwarna kuning, merah dan merah muda.(Yan)


 

Read previous post:
Mayat Bayi Terdampar di Pantai Kertojayan

PURWOREJO (MERAPI) - Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan terdampar di Pantai Desa Kertojayan Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, Minggu (14/3).

Close