Tergigit Serangga Atasi dengan Mawar

TANAMAN bunga mawar sudah tak asing lagi di masyarakat. Selain biasa  dimanfaatkan sebagai tanaman hias, mawar juga diyakini memiliki beberapa khasiat kesehatan. Cara menerapkannya pun bisa cukup sederhana, namun bisa juga diolah menjadi minyak aroma terapi dan menggunakan beberapa peralatan modern.

Ketika tergigit serangga berbisa, antara lain bisa mengkombinasikan satu bunga mawar, sepuluh bunga melati, dua kuntum bunga mawar dan satu sendok teh minyak kelapa. Jika kesulitan mendapat ketiga bunga tersebut, bisa juga cukup mawar dan melati. Semua bunga dicuci bersih menggunakan air mengalir lalu ditumbuk sampai halus. Selanjutnya diremas dengan minyak kelapa. Ramuan ini segera dioleskan pada luka bekas gigitan ataupun sengatan serangga dan dibalut. Dalam sehari dapat diganti dua kali.

Lain halnya jika digunakan untuk membantu menghindarkan rambut rontok atau kebotakan dan menyuburkan rambut, yakni memanfaatkan bunga mawar sebaiknya yang berwarna putih. Bunga jenis ini diyakini membantu menjadikan rambut tampak lebih hitam, mengencangkan kulit wajah dan menghilangkan bekas jerawat. Sedangkan daun kelopak bunganya yang sudah dikeringkan bisa ikut mengharumkan teh. Caranya, cukup menyampurkan sedikit kelopak bunga kering bersama teh. Lalu direbuskan dengan air bersih dan hasilnya disaring. Cara ini selain menjadikan teh segar, harum dan nikmat dipercaya juga sebagai anti oksidan. Ramuan alami seperti ini diyakini pula mengandung zat-zat yang berfungsi sebagai penambah daya tahan tubuh.

Adapun zat-zat bermanfaat yang terkandung di dalam bunga mawar, antara lain tanin, geraniol, nerol, sitronelol, asam geranik, terpene, flavonoid dan polyphenol. Selain itu ada eugenol, feniletilakohol, vitamin C, B, E dan K. Aroma harum yang terdapat pada bagian bunga bisa digunakan sebagai aromaterapi, misalnya untuk menenangkan pikiran/jiwa. Bisa juga diproses menjadi bahan baku pembuatan parfum.
Tanaman hias lain yang juga diyakini mempunyai khasiat kesehatan, yaitu krisan. Bagian bunganya antara lain dapat diolah menjadi teh kesehatan. Garis besar pembuatannya, yaitu bagian bunga cukup dijemur sampai benar-benar kering, sehingga menjadi layaknya teh biasa.

Minuman teh kesehatan ini bisa rutin dikonsumsi dengan ditambah madu murni secukupnya. Manfaat atau khasiat kesehatan yang bisa diperoleh, misalnya dapat membantu melawan hipertensi, panas dalam, influenza serta demam. Tak ketinggalan, bisa berperan pula untuk terapi membersihkan liver dan sakit kepala.

Selain krisan, bunga melati diyakini juga dapat membantu melawan sakit kepala serta demam. Cara sederhananya, yaitu cukup memanfaatkan satu genggam daun melati serta sepuluh bunga melati. Semua bahan dicuci bersih menggunakan air mengalir lalu diremas-remas dengan tangan. Selanjutnya direndam di satu mangkok air bersih dan airnya digunakan untuk mengkompres bagian dahi. Dalam sehari diganti dua atau tiga kali, diharapkan sakit kepala lekas sembuh. (Yan)


 

Read previous post:
Pekerja Hotel Divaksin, Wisata Siap Bergeliat

Close