Bunga Pagoda Musuh Wasir Berdarah

SEBAGIAN jenis tanaman ditanam di pekarangan rumah mempunyai dua fungsi ganda. Antara lain sebagai tanaman hias sekaligus tanaman berkhasiat obat. Sebagai contoh ada tanaman bunga pagoda, mawar, matahari, pacar air dan melati.

Khususnya bunga pagoda, diakui Saryono warga kawasan Tridadi Sleman mempunyai tampilan bunga yang khas dan enak dipandang. Sehingga layak dijadikan tanaman hias. Selain itu tak sedikit sumber menyebutkan, jika bunga pagoda mempunyai beberapa khasiat kesehatan. Salah satunya dapat dijadikan musuh wasir berdarah. Resepnya cukup sederhana, yaitu mengkombinasikan sekitar 60 gram bagian akar atau bunga pagoda dengan usus sapi secukupnya. Bahan ini direbus sampai matang, lalu didiamkan sejenak. Setelah dalam keadaan hangat, bisa segera disaring. Airnya diminum dan usus sapinya dimakan.

“Terapi alami ini dilakukan secara rutin, Insya Allah bisa membantu mempercepat sembuhnya wasir berdarah,” ungkap Yono, baru-baru ini.

Lain halnya jika digunakan sebagai ramuan alami melawan susah tidur  atau insomnia, yaitu dapat menggunakan bunga serta akar tanaman tersebut. Bahan alami tersebut setelah dicuci lalu dikeringkan dahulu dan digiling atau ditumbuk sampai menjadi serbuk. Hasilnya cukup dimasukkan ke dalam cangkir minuman manis. Selanjutnya diaduk rata dan diminum sekaligus  menjelang tidur pada malam hari.

Adapun untuk pemakaian luar, antara lain dapat berperan melawan  koreng dan bisul. Cara membuat ramuannya, yaitu cukup memanfaatkan bagian daun bunga pagoda secukupnya. Setelah dicuci bersih menggunakan air mengalir, lalu direbus dengan air sampai mendidih. Selanjutnya segera disaring dan ditambah madu murni secukupnya.  Dalam keadaan hangat, bahan alami berkhasiat ini dapat diminum dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Cara lainnya, yakni dengan mencuci daun bunga pagoda segar secukupnya. Setelah itu digiling sampai halus dan ditambah madu murni sambil diaduk sampai merata. Ramuan ini dibubuhkan pada tempat yang sakit dan dibalut. Dalam sehari dapat diganti dua atau tiga kali, sampai gangguan kesehatan tersebut teratasi.

Sedangkan beberapa ciri khas dari tanaman bunga pagoda, antara lain tinggi tanaman bisa mencapai tiga meter. Helaian daun berbentuk bulat telur melebar dan pangkal daun berbentuk jantung. Bunganya membentuk seperti piramid terdiri dari bunga-bunga kecil, berwarna merah dan keluar dari ujung tangkai. Bagian batang ada banyak rambut halus dan bagian buahnya berbentuk bulat kecil-kecil. Khasiat alami lainnya, terutama bagian akarnya antara lain untuk membantu mengatasi bengkak, sebagai peluruh kencing/memperlancar air seni serta membantu menghancurkan darah beku.
“Tanaman bunga matahari juga banyak diyakini ada khasiat kesehatannya, terutama memanfaatkan bagian akar, daun, bunga dan biji dari tanaman bunga matahari,” jelasnya.

Biji bunga matahari yang sudah tua, misalnya bisa diolah menjadi camilan yang biasa disebut kuwaci. Ketika bisa rutin mengkonsumsi kuwaci antara lain akan diperoleh sumber vitamin E yang cukup tinggi. Salah satu manfaat kesehatan dari vitamin ini, yakni berperan menjaga kulit tubuh tetap terjaga kesehatannya. Selain itu dengan rutin mengkonsumsi kuwaci dari bunga matahari diyakini bisa berperan menghindarkan serta mengatasi beberapa keluhan kesehatan seperti demam, rematik, disentri, pegal linu serta sakit kepala.

Lain lagi dengan bunga mawar, misalnya dapat dijadikan sebagai ramuan alami seperti membantu menurunkan panas badan, anti kejang, melawan infeksi serta sekresi empedu. Antara lain cukup dengan merebus bagian bunga mawar, sehingga didapatkan sari bunga mawar yang siap diminum dan berperan mendukung kesehatan badan. “Bunga mawar bisa juga diproses menjadi minyak untuk aromaterapi,” imbuhnya.(Yan)

Read previous post:
Guru dan Siswa SMPN 1 Kartasura Olah Barang Bekas Jadi Karya Indah

SUKOHARJO (MERAPI) - Guru dan siswa SMPN 1 Kartasura kembangkan kreatifitas mengolah barang bekas menjadi sebuah karya indah. Ratusan hasil

Close