Cegah Sakit Mata dengan Katuk

TANAMAN berkhasiat obat jenis katuk banyak dimanfaatkan bagian daun-daunnya. Manfaat atau khasiat kesehatannya, tak hanya untuk membantu menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh maupun memperlancar air susu ibu. Namun, masih ada manfaat kesehatan lainnya.

Antara lain, kandungan vitamin A pada katuk cukup tinggi. Kandungan vitamin ini banyak dibutuhkan tubuh, misalnya untuk menjaga kesehatan kulit, mendukung pertumbuhan sel, pencegah penyakit mata. Bahkan bisa berperan pula dalam menjaga sistem imun atau kekebalan tubuh agar tak gampang terkena gangguan kesehatan.

Lalu kandungan klorofil pada daun katuk juga cukup tinggi antara lain bermanfaat untuk mencegah serta mengatasi gangguan kesehatan yang disebabkan virus, bakteri dan parasit. Selain itu bisa membantu membersihkan darah. Kian berkhasiat jika daun katuk disantap bersama dengan makanan yang kaya vitamin C lainnya, seperti lalapan mentah.  Jika dimasak sebaiknya dengan sedikit santan/minyak agar kandungan betakarotennya mudah diserap tubuh.
Tak kalah penting, paling tidak ada tujuh jenis senyawa aktif yang dapat merangsang sintesa hormon-hormon steroid dan senyawa eikosanoid.

Senyawa-senyawa aktif inilah yang bermanfaat bagi wanita karena akan memicu pembentukan hormon kewanitaan, sehingga rambut menjadi lebih sehat, lembut, tak mudah rontok serta tak kusam. Selain itu dapat mendukung kesehatan kulit, misalnya dengan rutin mengkonsumsi olahan atau masakan berbahan daun katuk. Lalu untuk memperbanyak tanaman katuk, antara lain bisa menerapkan setek bagian batang yang sudah tua. Tanaman ini cocoknya ditanam atau ditempatkan di lokasi yang banyak mendapatkan sinar matahari.

Sama halnya dengan daun katuk, daun tanaman kelor pun mempunyai khasiat atau manfaat kesehatan. Bahkan akar maupun batang tanaman kelor juga bisa mendukung kesehatan badan secara alami. Bagian akarnya, antara lain bisa dicampur dengan kulit akar pepaya lalu digiling atau diblender. Hasilnya dimanfaatkan  sebagai obat luar untuk meredam penyakit beri-beri dengan cara rutin dibalurkan. Jika ditambah kapur sirih dapat menjadi obat kulit seperti kurap dengan cara rutin digosokkan. Dengan pemanfaatan bahan-bahan alami seperti ini diharapkan lebih bisa menghemat biaya serta tetap aman bagi kesehatan. (Yan)

Read previous post:
PANGERAN GAGAK SINANGLING (3) – Diikat Rantai Besi Ditidurkan di Atas Jerami

“Kita berjalan lagi ke arah selatan kira-kira setengah hari. Setelah sampai di sebuah Ngarai kita belok ke barat menyusuri jalan

Close