Kelapa Muda Bantu Atasi Mual-Muntah

MERAPI-SULISTYANTO
Kelapa muda atau degan mempunyai khasiat kesehatan.

PEMANFAATAN bahan alami berkhasiat dari tumbuhan sudah lama diterapkan warga. Bagian yang dimanfaatkan, misalnya daun, buah, bunga, akar, kulit batang dan biji buahnya. Ketika dikonsumsi secara tak berlebihan atau tak over dosis diharapkan dapat mendukung kesehatan secara alami.

Menurut Wahyudi yang juga ketua RT di kawasan Sidomulyo Sleman, bahan alami wujud kelapa muda diyakini memiliki khasiat kesehatan, misalnya bagian daging buah serta air kelapa muda atau degan. Adapun khasiat kesehatan dari air degan plus daging buah degan, antara lain untuk membantu mengatasi mual-muntah, misalnya karena mabuk naik kendaraan maupun terpicu penyakit seperti malaria, typhoid serta demam berdarah.

“Ada juga yang memanfaatkan air kelapa muda atau degan untuk melawan cacingan terlebih pada usia masih anak-anak. Caranya air  degan bisa diberi sedikit sari jeruk sitrun.  Bahan alami ini lalu diminumkan pada anak penderita cacingan,” terangnya.

MERAPI-SULISTYANTO
Wahyudi.

Tak kalah penting, penderita demam berdarah, disentri, sesak napas, jantung, sampai orang yang mabuk karena minum minuman beralkohol biasa juga memanfaatkan  air degan guna membantu mengatasinya. Semakin bagus lagi jika pas ada degan jenis serat merah. Mengingat pentingnya keberadaan kelapa muda, baik untuk minuman kesegaran dengan beberapa kandungan nutrisi dan mempunyai manfaat kesehatan, maka sudah selayaknya tanaman kelapa dijaga kelestariannya. “Selain minuman alami dari air kelapa muda, minuman alami atau herbal misalnya dari bahan jahe biasa,  jahe merah, secang, kencur, temulawak, sirih, kunyit biasa dan kunyit putih bagus juga untuk untuk mendukung kesehatan badan secara alami,” tegas Wahyudi.

Secara umum manfaat ataupun khasiat dari bahan-bahan alami berkhasiat tersebut, misalnya bisa sebagai penghangat badan dan memperlancar sirkulasi darah. Dengan sirkulasi darah yang lancar diharapkan bisa mencegah serta mempercepat sembuhnya aneka keluhan kesehatan. “Penting juga dikombinasi dengan bahan alami menyehatkan dari daging ternak seperti kambing, kelinci, ayam, itik dan sapi,” tambahnya.(Yan)


 

Read previous post:
Pencegahan Intoleransi Berdasar Instruksi Gubernur DIY 1/2019 Perlu Kearifan Lokal

YOGYA (MERAPI) – Pendekatan budaya dapat ditempuh untuk memerangi kasus intoleransi yang masih terjadi di Yogyakarta. Setara Institute, salah satu

Close