Akar Pule Pandak Musuh Sakit Tenggorokan

MERAPI-SULISTYANTO
Akar pule pandak mempunyai khasiat kesehatan.

TANAMAN pule pandak layak dikelompokkan sebagai tanaman berkhasiat obat. Terutama bagian akarnya memiliki manfaat atau khasiat kesehatan secara alami dan tak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Bagian akarnya yang sudah kering direbus dan air rebusan diminum antara lain ada yang cocok dijadikan sebagai musuh sakit tenggorokan. Tak ketinggalan juga dapat membantu meredam sakit perut, radang empedu, flu, insomnia (panas dalam), kejang dan gatal-gatal. Bahkan dapat digunakan sebagai obat penenang secara alami maupun melancarkan peredaran darah. Jika untuk luka atau koreng, yaitu menggunakan akar kering pule pandak yang digiling halus, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.

Pule yang juga termasuk tanaman semak dengan tinggi sekitar satu sampai dengan 1,5 meter. Akar dari tanaman ini diyakini pula bisa membantu mengatasi lemah syahwat. Wajar jika  akhirnya khasiat pule pandak setara dengan purwoceng alias sama-sama layak disebut ginseng Jawa.

Sama halnya dengan purwoceng dan pasak bumi, bagian tanaman pule pandak yang dimanfaatkan terutama akarnya. Jika akar purwoceng membentuk umbi, maka akar pule pandak hanya melingkar-lingkar seperti ular. Akar yang tertinggal di dalam tanah karena tanamannya dicabut, terbakar atau terputus oleh cangkul, akan menumbuhkan individu tanaman baru.

Adapun cara perbanyakkan tanaman bisa menggunakan stek akar maupun dengan biji. Khasiat penting lainnya, akar pule pandak sering dimanfaatkan sebagai penawar bisa akibat gigitan ular dan serangga.

Sedangkan tanaman purwoceng, awalnya banyak ditemukan di kawasan Dieng, lalu bisa menyebar ke berbagai daerah. Bahkan, bisa sampai juga di pegunungan kapur sekitar Wonogiri dan bisa tumbuh dengan baik. Selain itu banyak dibudidayakan juga di berbagai tempat termasuk di Gunung Putri (Jawa Barat) serta Pegunungan Tengger (Jawa Timur). Sebutan di sejumlah bisa berbeda, misalnya ada yang menamakan gebangan depok maupun suripandak abang. Beberapa penjual tanaman obat pun ada yang menyediakan tanaman purwoceng yang ditanam dalam pot serta plastik polybag.

Hampir seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan sebagai obat tradisional. Terutama bagian akarnya, antara lain mempunyai sifat diuretik (memperlancar kencing). Hasil riset di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balitro) di Bogor menunjukkan, akar dan daun purwoceng mengandung steroid (stigmasterol dan sitosterol) dan vitamin E. Berkat kandungan vitamin tersebut, purwoceng bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan kosmetika untuk peremajaan sel-sel tubuh. Selain itu berkhasiat sebagai penghangat tubuh, menguatkan otot/ saraf, menghilangkan rasa letih setelah bekerja keras, menjaga stamina dan melancarkan buang air kecil. Tanaman ini pun dapat diolah menjadi bahan baku pembuatan produk-produk kesehatan seperti kopi kesehatan, teh dan kapsul. (Yan)


 

Read previous post:
Ingkung Ayam Jago Dalam Besek

TENGAH malam Pak Doyo terpaksa pulang sendirian ke Yogyakarta setelah mengantar Bosnya ke Purwokerto untuk jagong manten keponakannya. Bosnya akan

Close