Jeroan Ayam Bantu Cegah Anemia

MERAPI-SULISTYANTO
Jeroan ayam seperti uritan bisa berperan mendukung kesehatan.

ASUPAN yang mengandung nilai gizi baik dari satwa maupun tumbuhan perlu rutin dikonsumsi, sebab diyakini mampu mendukung kesehatan secara alami. Namun, banyak juga dianjurkan  agar tak sampai berlebihan dalam mengkonsumsinya.
Beberapa jeroan ayam seperti bagian hati, jantung, uritan (calon telur) dan usus termasuk yang diyakini memiliki nilai gizi serta bermanfaat bagi kesehatan. Bahan-bahan ini dapat dijadikan beberapa jenis masakan, sehingga enak dikonsumsi. Contoh manfaatnya antara lain bisa membantu mencegah serangan anemia karena mengandung zat besi. Lalu proteinnya  bisa memproduksi energi serta  membangun, memperbaiki, memperkuat maupun mengganti sel-sel jaringan tubuh yang rusak.

“Penggemar olahan jeroan ayam datang dari berbagai kalangan. Mereka meyakini ada manfaat kesehatan yang bisa diperoleh, tapi tetap perlu hati-hati misalnya tak berlebihan untuk mengkonsumsinya,” papar salah satu pemilik warung makan di kompleks pasar hewan Imogiri Bantul, Wartini kepada Merapi

,  baru-baru ini.

Olahan jeroan ayam, sebutnya, juga diyakini ada kandungan vitamin A sehingga juga bisa berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh serta kesehatan mata. Sedangkan jika dikonsumsi berlebihan, misalnya dikhawatirkan dapat memicu menumpuknya kolesterol jahat di tubuh. Sehingga perlu rutin juga mengkonsumsi asupan musuh kolesterol jahat, ketika rutin mengkonsumsi asupan berbahan jeroan ayam.

MERAPI-SULISTYANTO
Wartini.

“Lain halnya dengan olahan daging ayam, antara lain bisa cukup digoreng, dimasak bacem, opor maupun campuran sayur sop. Tingginya  kandungan protein, mineral dan vitamin bisa membantu menjaga imunitas tubuh, sehingga diharapkan tak mudah kena gangguan kesehatan,” terang Wartini.
Daging ayam yang dibuat masakan sop, biasa juga dikombinasi dengan sejumlah sayuran, misalnya brokoli. Sayur ini antara lain banyak mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan, bahkan  juga sumber alami asam folat. Dengan adanya kandungan asam folat, maka bisa membantu mencegah penyakit hati. Selain itu brokoli dapat membantu mencegah perkembangan tumor. Tak kalah penting, juga dapat berperan  meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko katarak, memperbaiki kesehatan jantung serta memelihara kepadatan tulang.

Sedangkan tambahan bahan wortel antara lain bisa memiliki kandungan tinggi beta karoten, sehingga mampu membantu mencegah kanker, sebab sifat antioksidannya yang membantu melawan kerja destruktif sel-sel kanker. Lalu beta karoten di wortel membantu sistem kekebalan tubuh. Tak ketinggalan, wortel juga memiliki kandungan Vitamin A yang tinggi sehingga dapat mencegah rabun senja serta memperbaiki penglihatan yang lemah. Selain itu wortel mampu menurunkan kolesterol darah dan seratnya bagus untuk kesehatan sistem pencernaan.
“Sedangkan olahan berbahan kedelai, misalnya olahan tahu dan tempe antara lain juga dapat mendukung daya tahan tubuh, mencegah sembelit atau memperlancar buang air besar dan menghambat pertumbuhan sel kanker,” jelasnya.(Yan)

Read previous post:
PADEPOKAN WATU PENYU (4) – Asap Berubah Jadi Dua Ekor Naga Menakutkan

Tahun 1704 pada suatu pagi yang cerah Panembahan Tejamaruta diajak Tumenggung Jayasrati bertemu dengan Tumenggung Ponowareng. “Panembahan Tejamaruta, perkenalkan ini

Close