Daging Kakap Hindarkan Penyakit Jantung

MERAPI-SULISTYANTO
Daging ikan kakap dapat diolah menjadi beberapa jenis masakan dan menyehatkan.

IKAN kakap termasuk jenis ikan laut yang populer di masyarakat. Ikan ini dapat diolah menjadi beberapa jenis masakan atau bahkan cukup digoreng. Pelaku jual-beli ikan laut pun biasa menyediakan ikan kakap masih utuh maupun dagingnya saja, sehingga tinggal memasak dengan dipadu dengan beberapa bumbu.

Beberapa manfaat atau khasiat kesehatan ikan kakap, misalnya dengan adanya kandungan asam lemak omega-3 akan bisa berperan menghindarkan atau mengurangi risiko terserang penyakit atau gangguan kesehatan pada organ jantung. Termasuk juga untuk membantu mencegah  aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah serta kolesterol jahat/tinggi di tubuh.

Sedangkan kandungan vitamin A pada ikan kakap antara lain bisa bermanfaat dalam usaha membantu menjaga/menghaluskan kulit. Tak ketinggalan untuk menjaga kesehatan organ penglihatan atau mata. Jenis vitamin A dapat berupa retinoid dan betakaroten, keduanya sama-sama dapat ditemukan dalam daging ikan kakap. Tak kalah penting, ikan kakap juga bisa sebagai sumber zat kalsium. Salah satu kerugian jika sampai kekurangan asupan kalsium secara terus menerus akan memicu kekompakan tulang menurun. Akibatnya seiring dengan bertambahnya usia, tulang menjadi berpeluang terserang keropos tulang atau osteoporosis.

Sedangkan kandungan selenium pada daging ikan kakap, antara lain dapat berperan mendukung fungsi sel-sel darah putih dan sangat diperlukan untuk kelenjar tiroid agar berfungsi dengan sebaik mungkin. Selain itu selenium juga bisa sebagai sumber antioksidan serta bisa semakin meningkat daya antioksidannya jika dikombinasi dengan beberapa sumber vitamin E.  Sumber vitamin E antara lain ada di asparagus, ubi jalar, sayuran berdaun hijau seperti bayam, bit hijau dan kangkung.

Sama halnya dengan daging ikan kakap, daging ikan cucut juga diyakini membantu mencegah dan menjadi rival jantung koroner. Selain itu juga bisa berperan menurunkan kolesterol jahat serta sebagai terapi alami mencegah atau menghindarkan hipertensi (darah tinggi). Selain itu daging ikan cucut juga mengandung vitamin A, D, E , Omega 6 EPA dan DHA yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh.

Jika sudah diproses menjadi minyak ikan cucut, minyak ini jika dikonsumsi rutin dapat membantu juga  meningkatkan kemampuan penyaringan organ hati ataupun menghilangkan kolesterol jahat dari darah. Pusat mekanisme ini adalah reseptor LDL hati. Sintesis reseptor ini terkait dengan aktivitas enzim HMG Co-A reduktase. Dengan menghambat aktivitas enzim ini, minyak ikan ini mampu meningkatkan kapasitas sel hati dalam menyaring kolesterol jahat. Bahkan juga dapat memainkan peran penting dalam mencegah oksidasi kolesterol jahat lebih buruk.(Yan)


 

Read previous post:
CANDI CETO DI LERENG GUNUNG LAWU (1) – Pengunjung Perempuan Tidak Boleh Memakai Rok

Candi Ceto atau Cetha, merupakan candi bercorak agama Hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir zaman Majapahit di abad

Close