Berbahan Kedelai Hindarkan Risiko Kanker

 

MERAPI-SULISTYANTO
Tahu termasuk olahan yang menggunakan bahan kedelai dan bisa mendukung kesehatan badan.

ANEKA bahan alami berkhasiat obat bisa berasal dari tumbuhan dan satwa. Ketika dibuat menjadi suatu olahan lalu rutin dikonsumsi diharapkan termasuk ikhtiar untuk mencegah dan menggempur gangguan kesehatan secara alami.

Parjiyo salah satu warga Sidoluhur Sleman juga meyakini beberapa olahan berbahan kedelai seperti tahu, tempe dan susu kedelai juga dapat mendukung imunitas tubuh, sehingga juga bisa berperan menurunkan risiko terkena kanker. Aneka jenis olahan berbahan kedelai juga diyakini mempunyai kandungan gizi tinggi, misalnya bisa sebagai sumber protein, lemak, vitamin dan mineral.

“Dengan rutin mengkonsumsi makanan bergizi seperti yang berbahan kedelai lalu senang olahraga seperti sepedaan akan berdampak bagus bagi kesehatan badan,” jelas Parjiyo yang juga pemilik usaha pembuatan tahu serta senang olahraga bersepeda menggunakan sepeda onta.

MERAPI-SULISTYANTO
Parjiyo.

Tak kalah penting, sebut bapak dari tiga anak ini, kandungan protein pada olahan kedelai cukup tinggi. Lalu kandungan lemak dalam kedelai terdiri dari asam lemak tak jenuh yang bebas kolesterol. Asam lemak tak jenuh ini bisa membantu mencegah timbulnya pengerasan pembuluh-pembuluh nadi.  Bahkan, olahan kedelai juga kaya asam linoleat maupun asam linolenat, yakni asam lemak esensial dari kelompok omega-6 dan omega-3 yang bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

Selain itu susunan asam amino pada kedelai pun lebih lengkap dan seimbang. Semua ini bermanfaat bagi pertumbuhan maupun menjaga kondisi sel-sel tubuh. Tak ketinggalan dapat membantu memperlancar buang air besar. Kandungan lesitin di dalam kedelai, juga dapat mendukung kesehatan kulit  serta kesehatan otak. Sehingga dengan banyaknya manfaat kesehatan olahan kedelai, tak perlu ragu untuk bisa rutin mengkonsumsinya. (Yan)


 

Read previous post:
MENOREH MUSIC PROJECT, Dorong Musisi Tetap Eksis di Tengah Pandemi

PANDEMI Covid-19 membawa banyak hikmah tersendiri. Satu di antaranya beberapa musisi di Kulonprogo membidani lahirnya Menoreh Music Project (MMP), yakni

Close