Remujung Sebagai Musuh Kencing Batu

MERAPI-SULISTYANTO
Tanaman remujung bisa digunakan sebagai obat alami.

TANAMAN berkhasiat obat memiliki lebih dari satu sebutan atau nama cukup beragam. Satu di antaranya tanaman kumis kucing yang sring disebut juga remujung.

Bagian bunga maupun daun tanaman remujung dapat dijadikan sebagai ramuan alami untuk membantu mencegah maupun mengatasi gangguan kesehatan. Jika dijadikan sebagai musuh alami untuk kencing batu, yakni dapat memanfaatkan beberapa tangkai, daun dan bunga kumis kucing. Semua bahan ini dicuci bersih menggunakan air mengalir lalu dikeringkan di bawah sinar matahari. Setelah itu direbus dengan air satu setengah liter sampai menjadi sekitar satu liter. Hasilnya bisa dimasukkan almari pendingin dan bisa rutin diminum dua atau tiga kali dalam sehari.

Sedangkan untuk membantu melawan infeksi ginjal dan hipertensi atau darah tinggi, misalnya cukup menggunakan 30 gram herba segar kumis kucing dikombinasi  daun sendok secukupnya. Setelah dicuci bersih, kedua bahan alami berkhasiat ini segera direbus dalam tiga gelas air bersih. Ketika airnya tinggal satu gelas diangkat dan disaring. Hasilnya diminum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas. Dengan izin dari Yang Maha Kuasa, diharapkan gangguan kesehatan tersebut dapat dihindarkan ataupun lekas sembuh jika sudah terserang.

Selain itu dapat juga digunakan untuk membantu memperlancar pengeluaran air kemih, yakni dengan memanfaatkan remujung 30 gram.  Masih ditambah akar alang-alang 30 gram dan herba meniran 30 gram. Semua bahan ini dicuci sampai bersih menggunakan air mengalir. Selanjutnya direbus dengan air sebanyak tiga gelas. Setelah airnya tersisa kira-kira 1,5 gelas lalu diangkat dan disaring. Ramuan berkhasiat ini diminum tiga kali sehari, masing-masing sebanyak setengah gelas.

Berbeda lagi dengan tanaman jenis kucing-kucingan yang punya sebutan lain rumput kokosongan dan ceka mas. Tanaman ini banyak tumbuh liar di berbagai tempat seperti lapangan rerumputan, pinggir jalan dan lereng gunung. Daunnya tunggal, bertangkai panjang, berbentuk bulat telur sampai langset, tipis dan tepi bergerigi. Bunga majemuk, kecil-kecil dan keluar dari ketiak daun. Disebut kucing-kucingan, sebab akar tanaman ini disenangi kucing yang dikonsumsi dengan cara dikunyah-kunyah.  Jika digunakan untuk melawan eksim dan koreng, yakni menggunakan satu tanaman jenis ini yang masih segar lalu dipotong-potong seperlunya. Selanjutnya direbus dalam tiga gelas sampai mendidih. Setelah diangkat dan masih dalam keadaan hangat digunakan untuk mencuci bagian yang sakit. Bahkan juga bisa digunakan untuk melawan disentri, diare dan penyakit dengan pendarahan. Caranya, seluruh tanaman (30 gram) direbus menggunakan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin disaring dan hasilnya diminum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas sampai sembuh. (Yan)


 

Read previous post:
Ulah Iseng Penggali Kubur

BANYAK pengalaman mistik yang dialami seorang penggali kubur selama menjalankan pekerjaannya. Mereka biasanya sudah tidak terpengaruh sama kejadian-kejadian aneh yang

Close