Olahan Tuna Singkirkan Toksin di Tubuh

MERAPI-SULISTYANTO Olahan ikan tuna berperan mendukung kesehatan badan serta bisa rutin dikonsumsi.


IKAN tuna termasuk jenis ikan laut atau sea food cukup populer. Cara memanfaatkannya dapat diolah menjadi beberapa jenis masakan. Selain memiliki tekstur dan cita rasa khas, olahan daging ikan tuna juga diyakini mempunyai banyak nilai gizi dan khasiat kesehatan.

Salah satu warga asal Kasihan Bantul, Syifauddin pun meyakini bahwa asupan berbahan ikan tuna bisa berperan mendukung kesehatan badan. Berbagai sumber pun menyebutkan, ikan tuna mempunyai khasiat atau manfaat kesehatan. Apalagi saat memasak juga dipadu dengan rempah-rempah, lalu penyajiannya juga ada tambahan seperti lalapan dan sambal yang menggunakan bahan-bahan alami berkhasiat. Adapun manfaat kesehatannya, antara lain dapat sebagai detoksifikasi alias membantu menyingkirkan racun-racun atau toksin di dalam tubuh.

“Dengan rutin mengkonsumsi olahan ikan tuna, asal tak berlebihan akan berdampak bagus bagi kesehatan. Satu diantaranya bisa sebagai detoksifikasi,” paparnya.

Adapun kandungn protein dalam jenis ikan ini antara lain bisa berperan membangun otot lebih kuat. Bahkan mendukung aliran darah di tubuh bisa lebih lancar. Dengan aliran atau sirkulasi darah lancar, diharapkan bisa membantu mencegah serta mempercepat sembuhnya gangguan kesehatan. Selain itu dengan adanya kandungan protein akan dapat menjaga kesehatan kulit, misalnya bisa mencegah penuaan dini. Bagus juga untuk kesehatan rambut, antara lain bisa mencegah rambut mudah rontok. Sedangkan kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan tuna diyakini dapat meningkatkan kinerja insulin di dalam tubuh. Sehingga dengan kerja insulin yang normal, risiko terserang  diabetes dapat ditekan sekecil mungkin.

“Syukur juga bisa menghindarkan dari diabetes dengan rutin mengkonsumsi olahan ikan tuna,” tandas Syifa. Jenis ikan laut lain yang diyakini bagus untuk kesehatan, yakni ikan kembung. Ikan ini juga mengandung Omega-3 yang baik untuk kesehatan, misalnya ikut mencegah risiko terkena penyakit jantung dan potensi komplikasi penyakit lainnya seperti stroke. Tak ketinggalan, dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah pada penderita penyakit diabetes. Selain itu juga mengandung senyawa yang bersifat anti-inflamasi, yaitu senyawa yang memberikan efek anti nyeri, misalnya cocok rutin dikonsumsi penderita rematik. Sedangkan kandungan vitamin D-nya,  antara lain bisa ikut  mempercepat absorpsi kalsium yang bisa memelihara serta menguatkan tulang. (Yan)

Read previous post:
Kemerdekaan dalam Islam

DALAM terminologis bahasa Arab, kemerdekaan adalah ‘al-taharrur wa al-khalash min ayy qaydin wa saytharah ajnabiyyah’ yang bermakna, bebas dan lepas

Close