Turunkan Risiko Kanker dengan Kemlandingan

MERAPI-SULISTYANTO
Biji kemlandingan memiliki khasiat kesehatan, saat dijual di pasaran bisa dikemas menggunakan plastik bening.


JENIS tanaman mlanding di masyarakat Jawa sering disebut manding. Bahkan masih ada sebutan atau nama lain, seperti petai cina dan mlanding. Di sejumlah daerah lain di Indonesia bisa juga masih ada sebutan berbeda.

Terutama bagian biji serta daun kemlandingan diyakini memiliki beberapa khasiat kesehatan. Biji mlanding yang belum terlalu tua dapat juga dijadikan bahan baku beberapa jenis olahan seperti bothok dan dicampurkan pada pecel dan urap. Mengingat ada manfaatnya, maka sudah selayak untuk dijaga kelestarian jenis tanaman kemlandingan. Selain itu tanaman mlanding sering juga digunakan sebagai tanaman penghijauan, pagar dan pakan ternak.

Adapun pemanfaatan biji maupun daun manding sebagai obat alami telah lama diterapkan sejak jaman nenek moyang, jauh sebelum ada banyak kemajuan teknologi modern. Ketika rutin mengkonsumsi olahan biji kemlandingan antara lain diyakini dapat sebagai penangkal radikal bebas dan mampu menurunkan atau mengurangi risiko terkena serangan kanker. Dapat juga biji manding dibuat ekstrak, lalu dapat diseduh dengan air panas termasuk bisa ditambah bahan berkhasiat lain dan madu murni.  

Lain halnya jika digunakan sebagai musuh bebuyutan serangan cacingan dapat menerapkan resep sederhana berbahan biji mlanding. Resep pertama, yaitu dengan menumbuk halus biji mlanding yang sudah kering secukupnya. Setelah itu bubuk tersebut diseduh dengan air panas dan dalam keadaan hangat segera diminum. Resep kedua, cukup mengkonsumsi biji kemlandingan masih mentah secara rutin. Hal ini diharapkan dapat membantu mengusir cacing yang ada dalam tubuh serta mengeluarkannya secara alami.

Tak kalah penting, biji kemlandingan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Bahkan mampu menjadi antioksidan yang baik untuk menangkal serangan radikal bebas yang menyerang tubuh serta bisa memicu munculnya aneka keluhan kesehatan.  Selain petai cina, petai bias juga dapat dijadikan lalapan serta dicampurkan pada beberapa olahan/sayur. Manfaat kesehatannya, antara lain dapat menghindarkan risiko anemia atau kurang darah, sebab petai mempunyai banyak kandungan zat besi. Lalu kandungan serat pada petai juga cukup tinggi, sehingga mampu mendukung kesehatan sistem pencernaan secara umum, termasuk juga membantu mencegah dan melawan sembelit. (Yan)


 

Read previous post:
Kasus Meninggal Bertambah, Akumulasi Positif Virus Corona Sukoharjo Melonjak

SUKOHARJO (MERAPI) - Kasus meninggal positif virus corona di Sukoharjo tambah satu pasien seorang warga Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura berusia

Close