Lawan Batuk dengan Belimbing Wuluh

MERAPI-SULISTYANTO
Bagian buah tanaman belimbing wuluh memiliki khasiat kesehatan.

BELIMBING wuluh sudah tak asing lagi di masyarakat. Buah dengan cita rasa masam dan berpenampilan khas ini biasa dimanfaatkan dalam bidang kuliner maupun obat alami atau herbal. Ketika bisa memanfaatkan belimbing wuluh di bidang herbal, diharapkan bisa lebih terjangkau biayanya dan perlu mengkonsumsi obat-obat berbahan kimia.

Seperti dijelaskan Syukri BJ yang tinggal di Yogya, masakan yang menggunakan bahan belimbing wuluh, misalnya jenis sayur asam. Sedangkan keluhan kesehatan yang dapat dilawan dengan belimbing wuluh, misalnya batuk. Resep yang bisa diterapkan, yaitu cukup
menggunakan sebanyak 10 buah belimbing wuluh. Bahan alami ini dicuci bersih menggunakan air mengalir, lalu diremas-remas dengan dua sendok air garam. Selanjutnya disaring dan air perasan diminum dua kali sehari. Lain halnya jika batuk menyerang anak-anak, maka bisa menggunakan bahan wujud segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas dan gula secukupnya. Masih ditambah lagi satu cangkir air. Campuran ini ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan kain dan dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam saat perut masih kosong.

“Jadi pemanfaatan belimbing wuluh untuk melawan batuk yaitu menggunakan bagian buah dan bunganya. Bagian  daun belimbing wuluh pun memiliki manfaat atau khasiat kesehatan,” tandas Syukri.

Khasiat penting lainnya, yakni untuk membantu mengatasi hipertensi atau darah tinggi. Resepnya cukup sederhana, yaitu memanfaatkan tiga buah belimbing wuluh ukuran sedang. Bahan belimbing wuluh ini dicuci bersih menggunakan air bersih yang mengalir dan segera dipotong-potong. Selanjutnya direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin atau hangat, airnya disaring sebelum diminum. Idealnya diminum setelah makan pagi.

Resep lainnya, tiga buah belimbing wuluh dan biji srigading 25 gram dicuci bersih. Biji srigading ditumbuk halus. Selanjutnya dimasukkan ke dalam panci berisi empat gelas air dan direbus bersama belimbing wuluh. Setelah itu didinginkan serta disaring sebelum diminum. Cukup diminum segelas sehari, semoga bisa segera dirasakan khasiatnya. Sedangkan sebagai obat sakit gigi berlubang. Caranya, lima buah belimbing wuluh dicuci bersih serta dimakan dengan sedikit garam. Bahan ini dikunyah-kunyah di tempat gigi yang berlubang.

“Sama pentingnya dengan jenis belimbing manis, belimbing wuluh juga layak dilestarikan keberadaannya. Cara perbanyakan tanaman belimbing wuluh, antara lain dengan menggunakan bagian biji dari buah yang sudah tua benar. Sebaiknya, biji yang akan disemai, perlu dikeringkan dahulu,” tambahnya.  (Yan)

Read previous post:
KISAH JAKA SANGKAN DAN JAKA PARAN (1) – Lomba Watangan Digelar Layaknya Perang Tanding

Kisah ini terjadi pada cuplikan perang Trunojoyo ketika melakukan kudeta di Mataram zaman Sunan Amangkurat, yang semula Trunojoyo membantu Pangeran

Close