Cegah Anemia dengan Hati Ayam

MERAPI-SULISTYANTO
Olahan daging dan hati ayam mampu mendukung kesehatan.

PERNAH mengkonsumsi olahan hati ayam? Sama halnya dengan olahan hati satwa ternak lainnya, seperti sapi dan kambing, hati ayam pun diyakini ada manfaat kesehatannya. Dengan catatan, tak berlebihan dalam mengkonsumsi olahan tersebut.

Adapun manfaat kesehatan olahan hati ayam, antara lain dapat  membantu tubuh memproduksi energi, lalu mengisi sel-sel yang membentuk otot dan jaringan tubuh. Bahkan juga ikut membantu merasa lebih kenyang, sehingga cocok untuk mendukung program pengurangan berat badan berlebih. Pasalnya, ketika sudah merasa kenyang menjadikan tak mudah tergoda untuk sering ngemil. Selain itu juga berperan dalam usaha mencegah serangan anemia, karena mengandung zat besi yang banyak. Aneka asupan yang banyak mengandung zat besi diyakini dapat membantu produksi sel darah merah baru di dalam tubuh.

Tak ketinggalan, olahan hati ayam banyak diyakini juga bisa menjadi  salah satu jenis makanan yang baik untuk indera penglihatan, sebab banyak mengandung vitamin A yang cukup tinggi. Rata-rata dalam satu ons hati ayam mengandung sekitar 75 persen vitamin A yang bisa melindungi permukaan mata atau kornea. Vitamin A pun termasuk dalam kelompok senyawa sumber antioksidan yang sangat penting untuk melindungi mata dari bakteri dan virus untuk mengurangi risiko infeksi mata. Bahkan bisa berperan dalam mencegah penyakit degenerasi makula.

Pada bagian daging ayam pun dipercaya memiliki kandungan zat besi yang tinggi, sehingga dapat pula membantu mencegah serangan anemia. Lalu kandungan vitamin B5 antara lain bisa membantu menjaga tubuh untuk tetap tenang dan menurunkan kadar emosional negatif serta ikut mendukung suasana pikiran/hati lebih rileks. Ada lagi kandungan protein, vitamin dan mineral yang cukup tinggi pada daging ayam,  antara lain bisa membantu  menjaga serta meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Termasuk juga membantu mempercepat sembuhnya suatu gangguan kesehatan.

Sedangkan olahan hati sapi antara lain mengandung vitamin A, vitamin B12, asam folat, vitamin C, fosfor, seng, dan zat besi. Alhasil, bagus juga untuk rutin dikonsumsi, terlebih bagi siapa saja dalam masa penyembuhan dari sakit, dan ibu hamil. Hati sapi juga dipercaya mengandung zat kolin yang berperan penting untuk perkembangan fungsi otak. Karenanya, bagus untuk dikonsumsi anak balita. Adapun kandungan retinol yang mencapai 13303 ug/100 gram. Dengan pengolahan yang sederhana pun, daging sapi bisa menjadi hidangan yang lezat dan sehat. Apalagi saat memasak dipadu aneka rempah-rempah dan sejumlah sayur. Saat disajikan juga dapat ditambah lalapan dari beberapa jenis sayur menyehatkan badan. (Yan)

Read previous post:
Pembina Pramuka Nonpegawai Dilatih Manfaatkan Lahan Sempit

SLEMAN (MERAPI) - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pelatihan pemanfaatan lahan sempit

Close