Kol Ungu Singkirkan Radikal Bebas

MERAPI-SULISTYANTO
Kol ungu tampil khas dan memiliki manfaat kesehatan.

NAMA jenis sayur kol atau kobis sudah tak asing lagi di masyarakat. Kol pun sering dijadikan lalapan bersama jenis lalapa populer lainnya seperti tomat, kemang dan mentimun. Khususnya varietas kol, selain yang putih ada juga jenis ungu.
“Semua varietas kol bisa mendukung kesehatan badan sebab mempunyai nilai gizi. Kandungan serat pada kol bagus juga untuk kesehatan,” ungkap Ny Lestari asal Seyegan Sleman, belum lama ini.

Sayur kol banyak diyakini banyak mengandung vitamin C dan E, sehingga bisa berperan juga sebagai antioksidan, akhirnya bisa ikut dalam menyingkirkan radikal bebas di tubuh, sebab radikal bebas dapat memicu dalam menghancurkan sel sehat serta membuang racun dari dalam tubuh.

Tak kalah penting, kol ungu atau biasa juga mengandung asam amino glutamin yang dapat meningkatkan aliran darah ke perut dan memberikan nutrisi bagi sel dalam lambung/usus halus. Bahkan, membantu melindungi lapisan perut serta mengobati luka pada saluran pencernaan. Suatu penelitian pun mengungkapkan, 13 orang responden berpenyakit maag yang minum satu liter jus kol per hari (terbuat dari 250 gram kol), menunjukkan perbaikan enam kali lebih cepat daripada mereka yang hanya menyantap makanan yang dihaluskan. Meski demikian, para ahli mengingatkan agar tak makan kol secara berlebihan.

Porsi yang dianjurkan agar memperoleh manfaat kesehatan dari kol hanya dua sampai tiga mangkuk dalam satu minggu. Pasalnya, dalam kol terkandung senyawa goitrogenik yang bisa mengganggu fungsi kelenjar tiroid, sehingga merangsang pembengkakan kelenjar gondok di leher. Selain itu, sejumlah orang cenderung mengalami kembung usai makan kol akibat gas yang dihasilkan oleh kol.
“Sudah selayaknya dalam mengkonsumsi kol tidak berlebihan. Ketika dicampurkan atau dijadkan suatu lalaian pada masakan biasa termasuk porsi tak berlebihan akan memberi hikmah.

Sedangkan untuk mencegah kembung, antara lain perlu dibiasakan mengunyah kol sampai halus. Sebab, pada dasarnya makanan apa pun yang tidak tercerna dengan baik dapat menyebabkan terbentuknya gas dalam saluran pencernaan. Sedangkan lalapan lain wujud mentimun, antara lain dapat digunakan mengatasi mata bengkak. Penyebabnya seperti kebanyakan tidur, kurang tidur, menangis dan kelelahan.

Lalapan jenis tomat antara lain diyakini banyak memiliki kandungan vitamin C dan A yang bagus untuk kesehatan secara umum. Bahkan tomat dapat dijadikan sebagai ramuan alami mendukung kecantikkan atau untuk merawat kulit. Aneka kandungan vitamin di dalam tomat dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau daya tahan terhadap serangan gangguan kesehatan. Khususnya jenis tomat merah  sangat baik dikonsumsi anak-anak sejak dini untuk membantu menjaga kesehatan mata serta meningkatkan imunitas tubuh.(Yan)


 

Read previous post:
Dituduh Nyuri HP, Pemuda Dipukuli Sampai Pingsan

Close