Berbahan Garut Ditakuti Serangan Maag

MERAPI-SULISTYANTO
Tanaman garut termasuk tanaman berkhasiat, terutama dimanfaatkan bagian umbinya.

ANEKA bahan alami dapat diolah menjadi asupan menyehatkan. Ketika rutin mengkonsumsinya diharapkan mampu menjadi terapi alami untuk mencegah dan melawan gangguan kesehatan. Selain itu akan bisa lebih banyak menghemat biaya, dibanding ketika harus berobat sampai ke rumah sakit.

Ny Lilik Munadi yang tinggal di Gedongan Sleman meyakini tanaman garut termasuk jenis tanaman berkhasiat obat. Satu di antaranya dengan memanfaatkan bagian umbi tanaman tersebut untuk diolah menjadi beberapa asupan menyehatkan. Olahan garut, misalnya dapat berwujud emping, bahkan setelah diproses  menjadi tepung bisa diolah juga menjadi aneka makanan. Tak ketinggalan, mengkonsumsi garut rebus maupun masih mentah juga baik untuk kesehatan.
“Terapi kesehatan menggunakan bahan baku umbi garut sudah lama dilakukan sebagian warga dan banyak yang merasa cocok. Ada pula yang piawai membuat aneka makanan berbahan garut,” tandasnya.

MERAPI-SULISTYANTO
Ny Lilik Munadi.

Khasiat kesehatan dari garut, misalnya menjadi musuh atau ditakuti oleh serangan maag. Gangguan kesehatan ini ada pula yang menyebut nyeri lambung maupun gastritis, yakni adanya peradangan yang terjadi pada selaput lendir lambung. Sifatnya dapat akut dan kronis dengan gejala yang timbul, antara lain nyeri ulu hati, rasa perih di lambung atas, mual serta muntah-muntah. Selain dilawan dengan garut atau sejumlah olahan garut, dapat juga berikhtiar menggunakan ramuan alami dari beberapa tanaman lain,  antara lain bagian daun dari tanaman alpukat, akar daruju, temu putih dan akar bunga matahari.

Adapun olahan garut untuk terapi, banyak dianjurkan yang tak menggunakan bahan pengawet, pewarna maupun pemanis sintetis.  Jadi aman dan sehat dikonsumsi siapa pun, mulai dari anak-anak sampai lansia. Contoh olahan garut lainnya, yakni wujud jenang dan bisa dikonsumsi bersama santan maupun juruh berbahan gula aren. (Yan)

Read previous post:
Perempuan Berbaju Putih di Tengah Sungai

RANTI dan kedua temannya, Tian dan Nuri, memiliki hobi bertualang di alam bebas. Tak jarang mereka bersama-sama melakukan camping untuk

Close