Kulit Jangkang Lawan Kencing Nanah

MERAPI-SULISTYANTO
Kulit buah jangkang memiliki khasiat kesehatan.

BEBERAPA jenis tanaman penghijauan dan bisa tumbuh besar diyakini pula ada khasiat kesehatannya. Sebagai contoh tanaman jangkang (kepuh) dan mahoni. Khususnya jangkang, bagian tanaman yang berkhasiat antara lain daun dan kulit buahnya.
Hal demikian diakui pula oleh Wahyani yang tinggal di kawasan Jalan Wates Sleman. Kebetulan juga tak jauh dari rumahnya ada pohon jangkang atau kepuh. Ia pun sering menemui warga yang mengambil buah jangkang telah jatuh. Bahkan pernah ada juga penjual bahan jamu mencari kulit buah jangkang. Demikian pula ada sejumlah mahasiswa, karena akan meneliti buah jangkang tersebut di laboratorium.

“Kulit buah jangkang sudah lama digunakan untuk ramuan alami, misalnya dijadikan campuran pada jamu godhog,” ungkap Wahyani.

Jika digunakan untuk membantu melawan kencing nanah, antara lain kulit buah yang tebal dikeringkan dan dibakar sampai menjadi abu, digunakan untuk memantapkan warna yang dihasilkan oleh kesumba. Air rendaman abu ini yang digunakan sebagai obat alami untuk kencing nanah. Sedangkan daun-daun kepuh konon digunakan untuk mengobati demam, mencuci rambut, dan sebagai tapal untuk meringankan sakit pada kaki dan tangan yang terkilir atau patah tulang.

Adapun kayu jangkang, meskipun mudah didapatkan dalam ukuran besar, namun kurang baik untuk bangunan karena mudah rusak. Biasanya kayu ini digunakan untuk membuat biduk, peti pengemas, dan batang korek api. Namun begitu, pohon kepuh yang tua dapat menghasilkan kayu teras bergaris-garis kuning yang cukup baik untuk membuat perahu dan peti mati. Ada pula yang memanfaatkan kayu kepuh untuk untuk kayu bakar.

Lain halnya dengan tanaman mahoni, antara lain banyak dimanfaatkan biji-bijinya sebagai obat alami. Meski biji mahoni rasanya sangat pahit, namun tetap banyak digunakan dalam bidang pengobatan alami atau tradisional. Cara mengolahnya pun kian beragam seperti dikeringkan dulu sebelum digiling menjadi bubuk. Kandungan flavonoid maupun saponin dalam biji mahoni antara lain mampu membantu mengatasi deman, masuk angin, rematik dan menambah nafsu makan.  Resepnya antara lain, biji tersebut dihaluskan menjadi bubuk lalu diseduh dengan air panas. Adapun dosisnya disesuaikan dengan jenis penyakitnya dan umur penderita.
“Biji mahoni yang diproses menjadi serbuk, sering juga dijadikan musuh darah tinggi atau hipertensi,” jelasnya.

Jika digunakan untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi, yaitu bisa menggunakan setengah sendok teh serbuk biji mahoni dan segelas air panas. Ramuan ini ditambah madu satu sendok makan, diaduk-aduk dan diminum saat masih hangat. Bisa dikonsumsi dua kali sehari. Jika tekanan darah sudah normal bisa berhenti meminumnya. Bagi penderita kencing manis, idealnya diminum 30 menit sebelum makan pada pagi, siang dan malam. (Yan)


 

Read previous post:
KASIH YANG TAK TERPUTUS (2) – Melihat Kucing Hitam, Lari Terbirit-birit

SAMPAILAH semua warga di pohon beringin tua yang sangat jauh dari Desa. Pak Lurah memanggil Pak Yai Nurdin untuk membacakan

Close