Bunga Kertas Musuh Gatal-gatal

MERAPI-SULISTYANTO
Bagian bunga tanaman bugenvil memiliki khasiat kesehatan.

BUNGA kertas atau bugenvil cukup populer dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Tanaman yang rajin berbunga ini bahkan dapat juga dikelompokan dalam jenis tanaman berkhasiat obat, sebab beberapa bagian dari tanaman ini dapat dijadikan sebagai ramuan alami untuk membantu melawan maupun mencegah gangguan kesehatan.

Resep alami memanfaatkan bunga kertas pun cukup beragam baik model tunggal maupun dikombinasi dengan bahan berkhasiat lain.
Adapun khasiat kesehatan dari bunga kertas, antara lain bisa sebagai musuh gatal-gatal, bisul, keputihan, nyeri haid dan hepatitis. Bagian tanaman yang digunakan, terutama bunga serta batang tanamannya. Mengingat ada manfaat sebagai tanaman hias sekaligus tanaman obat, menjadikan jenis tanaman ini layak dimiliki, dikoleksi bahkan dijualbelikan.

Warga Moyudan Sleman, Eko W termasuk yang memiliki beberapa tanaman bunga kertas. Bunganya ada yang warna keunguan, putih, pink dan kemerahan. Sedangkan resep untuk memanfaatkan bugenvil dapat dipelajari lewat buku-buku, internet maupun belajar dari yang sudah pengalaman, misalnya herbalis yang sudah biasa membuat ramuan alami.
“Tak jarang, cara pemanfaatan bunga kertas perlu dicampur bahan lain agar semakin kuat khasiatnya dan tak perlu menggunakan obat kimia,” jelasnya.

Ketika dijadikan sebagai musuh serangan gatal-gatal maupun biang keringat, yakni bisa memanfaatkan bagian bunga tanaman ini dipadu daun sirih dan lidah buaya yang sudah dikupas (diambil bagian daging dari pelepah daun lidah buaya). Semua bahan ini setelah dicuci bersih lalu direbus sampai mengental dan didinginkan dahulu. Selanjutnya dapat rutin dioleskan pada bagian badan yang terserang biang keringat maupun gatal-gatal. Ketika dilakukan secara teratur, diharapkan bisa segera dirasakan hasilnya.

Sedangkan sebagai rival atau musuh bisul, yakni bisa menggunakan bunga bugenvil serta daun cocor bebek secukupnya. Kedua bahan alami setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus dan hasilnya ditempelkan pada bisul. Sehari dapat diganti dua kali dan diharapkan bisa segera sembuh. Lain halnya jika sebagai ramuan alami untuk membantu mengatasi keluhan kesehatan pada kaum wanita, misalnya keputihan, yaitu menggunakan 15 gram bunga bugenvil yang dicuci sampai bersih. Selanjutnya direbus dengan dua gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Selanjutnya disaring air rebusan tersebut,  lalu hasilnya diminum sekaligus, yakni satu gelas sehari. Lain halnya jika sakit waktu haid, yakni bisa menggunakan 15 gram bunga bugenvil dipadu 15 gram bunga mawar dan 70 gram daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya dan diambil bagian dalamnya (mirip jeli). Ketiga bahan ini setelah dicuci bersih lalu direbus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas dan segera disaring. Air  hasil rebusan setelah disaring diminum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.(Yan)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, SABTU (4/7/2020)

Close