Biji Kakao Sebagai Sumber Antioksidan

     MERAPI-SULISTYANTO  Buah kakao mempunyai bagian biji dan memiliki peran di bidang kesehatan secara alami.
MERAPI-SULISTYANTO
Buah kakao mempunyai bagian biji dan memiliki peran di bidang kesehatan secara alami.

PERNAH mengkonsumsi makanan berbahan cokelat? Selain enak juga diyakini memiliki khasiat kesehatan termasuk sebagai sumber anti oksidan, sehingga mampu mendukung imunitas tubuh layaknya ketika rutin mengkonsumsi asupan berbahan empon-empon maupun rempah-rempah.

Adapun sumber untuk membuat cokelat, yakni bagian biji buah kakao.  Tanaman kakao sendiri ada yang menyebut tanaman cokelat, namun lebih sering disebut tanaman kakao. Bagian biji kakao pun diyakini kaya senyawa flavonoid.  Adapun peran flavonoid bagi kesehatan antara lain sebagai sumber antioksidan dan menetralkan efek-efek buruk dari radikal bebas yang dapat menghancurkan sel-sel ataupun  jaringan-jaringan tubuh.

Selain itu ada suatu penelitian yang menyebutkan, bahwa rutin mengkonsumsi cokelat asal tak berlebihan, akan membantu mengurangi risiko kematian terutama yang dipicu masalah jantung. Semakin bagus juga jika bahan olahan cokelat berasal dari biji kakao yang benar-benar tua,  bukan hanya cokelat dengan kadar susu tinggi. Bahkan diyakini pula, cokelat yang kaya dengan flavonoid, mampu menurunkan risiko pembekuan darah, melindungi terhadap kanker usus serta membantu mencegah proses persalinan prematur. Tak kalah penting lagi, cokelat juga bisa berperan mengurangi susah tidur. Khasiat ini terkandung dalam protein di biji kakao, protein yang kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin dan tyrosin. Ditambah lagi, cokelat juga dipercaya mampu mensuplai kalsium dan magnesium bagi tubuh. Bahkan banyak mengandung unsur yang bersifat menjadi stimulan seperti theobromine dan phenethylamine. Senyawa-senyawa ini telah ditemukan sebelumnya, yakni membantu meningkatkan kemampuan berkonsentrasi.

Selain berbahan cokelat, asupan dari keju baik yang terbuat dari susu sapi maupun kambing diyakini memiliki aneka manfaat kesehatan, misalnya banyak mengandung probiotik, sehingga dibutuhkan tubuh untuk menjaga fungsi usus dalam sistem pencernaan manusia. Selain itu diet kaya probiotik diyakini dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi peradangan serta meningkatkan kekebalan tubuh. Ketika menggunakan susu kambing, sStruktur protein dalam keju lebih sederhana sehingga lebih mudah dicerna dibandingkan dengan keju berbahan susu sapi.

Tak kalah, bakteri baik yang ada di dalam keju diyakini bisa membantu mencegah kerusakan atau kerapuhan gigi.Keju yang dibuat tanpa tambahan gula juga diduga mampu meningkatkan kandungan kalsium dan fosfor dalam enamel gigi, sehingga mengurangi risiko gigi berlubang. Bahkan anak yang secara teratur mengonsumsi keju memiliki kepadatan tulang lebih baik. (Yan)

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Pasar Sleman unit I.
Pemkab Sleman Upayakan Kegiatan Ekonomi Jalan

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan berbagai upaya agar aktivitas sosial ekonomi, tetap jalan di tengah merebaknya penyebaran

Close