Kencana Ungu Bantu Terapi Diabetes

MERAPI-SULISTYANTO  Daun tanaman kencana wungu mengandung obat alami.
MERAPI-SULISTYANTO
Daun tanaman kencana wungu mengandung obat alami.

BAHAN alami berkhasiat sebagian di antaranya dapat diperoleh dari tanaman-tanaman yang banyak hidup liar. Artinya juga belum banyak dibudidayakan dengan alasan masih mudah ditemukan di alam. Satu di antaranya jenis tanaman kencana ungu atau sering disebut pula kencana wungu maupun plethekan.

Terutama bagian daun-daunnya sering dijadikan sebagai obat alami. Bahkan ada yang merasa cocok untuk membantu terapi diabetes dan dengan izin Yang Maha Kuasa diharapkan memberi dampak positif. Resep yang bisa diterapkan, misalnya cukup menggunakan beberapa helai daun pletekan kualitas bagus. Bahan ini lalu dicuci bersih menggunakan air mengalir seperti air dari kran. Setelah itu direbus menggunakan air bersih sebanyak 500 mililiter. Ketika direbus beberapa saat, airnya bisa menyusut menjadi sekitar setengahnya. Selanjutnya diangkat dan dilakukan proses penyaringan. Air rebusan tersebut lalu dibiarkan sampai dalam keadaan hangat ataupun dingin dan segera diminum. Sebaiknya rutin diminum dua kali dalam sehari, yaitu pagi dan sore. Masing-masing cukup satu gelas untuk satu kali minum. Dengan disiplin serta rutin menerapkan resep ini diharapkan mampu menjaga kesehatan penderita diabetes. Namun penting juga dilakukan, yakni selalu kontrol kadar gula dalam darah, dan jika sudah turun atau normal, minum ramuan alami ini bisa dihentikan.

Tak kalah penting, selama penggunaan ramuan ini dilakukan dengan dosis yang tepat dan cara pengolahan yang benar, sehingga efek buruk dari tanaman ini masih bisa sedikit dihindari. Terutama penggunaan pada penderita diabetes dengan komplikasi ginjal, pasalnya kencana ungu mengandung senyawa berupa senobiotik yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berbahaya bagi hati dan ginjal, antara lain bisa menyebabkan menurunya fungsi ginjal. Selain itu daun pletekan juga bersifat menurunkan gula darah, sehingga perlu juga dihindari penggunaanya secara berlebihan. Lain halnya jika dijadikan musuh atau luka borok pada kulit yang sulit disembuhkan, yaitu bisa menggunakan beberapa lembar daun kencana ungu. Setelah dicuci bersih menggunakan air mengalir, daun tersebut segera ditumbuk hingga halus. Hasil dari penumbukan halus bisa segera digunakan, yaitu dengan cara dioleskan pada luka dan dibiarkan sampai mengering. Ketika rutin dilakukan, yakni cukup dua kali dalam sehari, diharapkan serangan borok pada kulit segera teratasi.(Yan)

Read previous post:
MERIAM ANAK MAKASAR (10) – Kalah Jumlah dan Kekuatan, Diterapkan Perang Gerilya

Speelman kembali lagi ke Makasar setelah lawatannya ke daerah timur berhasil. Ternate, Tidore, Ambon ditambah dengan Buton, Soppeng, dan Bone

Close