Wedang Uwuh Lancarkan Sirkulasi Darah

MERAPI-SULISTYANTO  Inovasi wedang uwuh bisa diwujudkan menjadi sirup.
MERAPI-SULISTYANTO
Inovasi wedang uwuh bisa diwujudkan menjadi sirup.

SEBAGIAN jenis minuman atau wedang tradisional menggunakan bahan-bahan alami yang mampu menghangatkan badan. Selain itu juga memperlancar sirkulasi darah, sehingga secara garis besar berperan mendukung kesehatan badan secara alami.

Jenis wedang atau minumannya, antara lain ada bir mataram atau bir plethok, secang, jahe, beras kencur, ronde dan bajigur. Tak ketinggalan, minuman dengan nama unik dan awalnya banyak dibuat di Imogiri Bantul, namun kini sudah bisa menyebar ke berbagai daerah. Bahkan ada tenaga kerja asal Indonesia yang berada di luar negeri secara rutin minta dikirimi wedang uwuh.

“Seiring inovasi dari para pembuat wedang uwuh, jenis minuman tradisional ini tak hanya berwujud campuran beberapa rempah kering. Namun, dapat juga diolah menjadi sirup dan instan dengan bahan-bahan yang sama,” ungkap pemilik usaha rumahan minuman tradisional di kawasan Sedayu Bantul, Kanti Surtiyani.

Rempah-rempah yang digunakan untuk membuat wedang uwuh, lanjutnya, antara lain ada jahe, daun kayu manis, daun pala, kapulaga, cengkih, serutan kayu secang dan kayu manis. Perpaduan bahan-bahan alami ini antara lain bisa membantu memperlancar aliran darah, menghangatkan tubuh, sebagai musuh serangan batuk serta meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga dikonsumsi rutin, asal tak berlebihan akan bermanfaat bagi tubuh.

“Jika dibuat sirup, intinya semua bahan direbus dan diambil sarinya, lalu dimasak dengan gula,” tandas Kanti.

Adanya bahan serutan maupun daun kayu manis, antara lain menjadikan minuman ini bisa sebagai sumber anti oksidan. Apalagi ada rimpang jahe sehingga secara kompak akan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Lalu adanya bahan alami wujud daun pala antara lain diyakini banyak mengandung flavonoid, saponin dan polifenol. Sehingga minuman tradisional ini juga dapat membantu meredam nyeri sendi, meredakan perut mulas karena masuk angin, melancarkan sirkulasi darah dan mengatasi gangguan pada lambung.

“Lalu dengan adanya serutan kayu secang antara lain bisa membantu membersihkan darah dan ikut memperlancar aliran darah,” jelasnya.

Secang pun diyakini dapat melegakan saluran pernapasan, membantu mengatasi batuk darah dan radang. Bahkan memiliki kemampuan sebagai musuh atau anti kanker. Lain halnya dengan cengkih antara lain berkhasiat membantu menghangatkan badan, meredakan sakit kepala dan batuk. Adanya tambahan kapulaga juga kian berkhasiat lagi, misalnya sebagai peredam demam, sakit perut, kembung, muntah, masuk angin dan musuh radang lambung. (Yan)

Read previous post:
Teh Plus Jeruk Sebagai Antioksidan

ASUPAN menyehatkan baik berupa makanan maupun minuman beragam jenisnya. Sebagian bahan asupan tersebut sudah dikenal berbagai kalangan. Apalagi selain bergizi

Close