Lancarkan Sirkulasi Darah dengan Tahu

MERAPI-SULISTYANTO Tahu bisa rutin dikonsumsi sebab bermanfaat bagi kesehatan.
MERAPI-SULISTYANTO
Tahu bisa rutin dikonsumsi sebab bermanfaat bagi kesehatan.

OLAHAN berbahan biji kedelai antara lain tahu dan tempe. Setelah menjadi wujud tahu antara lain dapat diolah menjadi aneka jenis masakan ataupun cukup digoreng.
Selain enak serta bergizi, tahu juga mempunyai beberapa khasiat atau manfaat kesehatan. Antara lain, kandungan isoflavonnya dipercaya bisa membantu mengurangi atau mencegah risiko kanker. Selain itu tahu mengandung selenium, salah satu jenis mineral yang baik untuk tubuh dan juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi dari kanker usus besar. Cukup menggembirakan lagi, tahu  diyakini dapat menjaga elastisitas kulit dan menunda proses penuaan dini. Mineral, vitamin dan protein dalam tahu menjadi sumber nutrisi yang sangat dibutuhkan kulit.  Makanan ini juga dapat mengecangkan otot. Bahkan  tahu juga bisa digunakan sebagai masker wajah yang berguna untuk mengecangkan wajah.

Tak ketinggalan, karena tahu kaya zat besi, menjadikannya juga  berdampak baik bagi lancarnya sirkulasi atau peredaran darah. Alasannya, zat besi dalam dalam tahu meningkatkan produsi oksigen yang baik dalam membantu proses pembentukan hemoglobin dalam darah.  Sirkulasi darah yang lancar pun akan mendukung kesehatan atau mencegah aneka keluhan kesehatan.

Bahkan bagi yang sedang melakukan program diet, ada baiknya menyertakan tahu dalam menu harian saat diet. Tahu memiliki banyak nutrisi penting dan juga protein yang membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Selain itu tahu rendah kalori dan aman dikonsumsi secara rutin, asal tak berlebihan.
Sedangkan rutin mengkonsumsi tempe, antara lain dapat membantu menghindarkan dari serangan kanker terutama kanker prostat. Bahkan  kandungan senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe termasuk anti biotik, sehingga bermanfaat meminimalkan terjadinya  infeksi. Ada lagi kandungan kalsium pada tempe yang dapat membantu mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang. Diyakini pula, tempe bisa berperan membantu menanggulangi anemia. Serangan anemia antara lain ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin.  Penyebabnya, yaitu  kurang tersedianya zat besi (Fe), tembaga (Cu), seng (Zn), protein, asam folat dan vitamin B12. (Yan)


 

Read previous post:
Isu Ramalan Perang Dunia III

“Barang siapa yang mendatangi tukang ramal, maka sholatnya selama 40 hari tidak diterima.” (H.R.Muslim: 2230) DUNIA maya heboh pasca berita

Close