Lidah Buaya Musuh Kolesterol Jahat

MERAPI-SULISTYANTO  Lidah buaya dapat diolah menjadi bahan minuman alami dan menyehatkan.
MERAPI-SULISTYANTO
Lidah buaya dapat diolah menjadi bahan minuman alami dan menyehatkan.

BAHAN alami berkhasiat maupun hasil olahannya banyak yang memiliki rasa enak. Bahkan ketika rutin dikonsumsi akan mampu mendukung kesehatan badan secara alami.

Dosen Prodi Agro Teknologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Drs Riyanto MSi mengungkapkan, lidah buaya termasuk bahan alami berkhasiat. Terutama dengan memanfaatkan bagian dalam dari pelepah daun tanaman ini yang mirip jeli. Bahan alami ini antara lain bisa diproses menjadi wujud seperti agar-agar/nata de aloevera sampai bubuk. “Pemanfaatannya mulai dari untuk bahan minuman menyehatkan juga sebagai kosmetik,” jelas Drs Riyanto yang tinggal di kawasan Kotagede Yogya.

Asupan alami dari lidah buaya tersebut diyakini dapat sebagai rival atau musuh kolesterol jahat di dalam tubuh. Sejumlah penelitian dengan menggunakan satwa tikus putih pun pernah dilakukan beberapa pihak. Selain itu olahan lidah buaya juga dapaat menjadi musuh  hipertensi atau darah tinggi serta radang tenggorokan.

MERAPI-SULISTYANTO  Drs Riyanto MSi.
MERAPI-SULISTYANTO
Drs Riyanto MSi.

Pemanfaatan secara modern menggunakan alat canggih, sebutnya, ataupun cukup dengan alat-alat tradisional dapat dilakukan. Contoh secara sederhana, misalnya bagian dalam daun lidah buaya tersebut diblender atau dipotong-potong dahulu. Setelah dicuci dapat direbus sampai matang. Selanjutnya bisa dimakan dua sampai tiga kali dalam sehari. Bisa juga ditambah air putih hangat dan diberi madu asli.

“Lidah buaya ada beberapa jenis, yang dikenal sebagai lidah buaya Kalimantan bisa mempunyai pelepah daun besar-besar, sehingga bagian dalam yang mirip agar-agar bisa banyak diperoleh,” tambahnya. (Yan)


 

Read previous post:
Cobaan Datang Bertubi-tubi

SEJAK kejadian itu, hubungan Tuliyah dengan Jarino menjadi dingin. Mereka seolah sama-sama tahu, namun tak mau saling berterus terang untuk

Close