Cegah Stres dengan Olahan Ayam

MERAPI-SULISTYANTO  Olahan daging ayam ditambah seledri dan rempah-rempah bermanfaat bagi kesehatan.
MERAPI-SULISTYANTO
Olahan daging ayam ditambah seledri dan rempah-rempah bermanfaat bagi kesehatan.


SATWA ayam sudah dikenal berbagai kalangan. Bagian daging ayam, misalnya di sayap, dada serta paha banyak diolah menjadi aneka jenis masakan. Selain memiliki nilai gizi tinggi, diyakini pula ada manfaat atau khasiat kesehatannya.
Kandungan gizinya, antara lain vitamin B5 pada daging ayam dipercaya dapat menjaga tubuh untuk tetap tenang ataupun rilek, sehingga mampu berperan juga dalam menurunkan kadar emosional negatif yang termasuk pemicu stres. Selain itu syaraf yang dimiliki manusia akan lebih rilek ketika mengkonsumsi daging ayam, apalagi juga dipadu dengan rempah-rempah alami dengan aroma serta cita rasa yang khas.

Ada lagi kandungan zat besinya yang cukup tinggi diyakini mampu membantu mencegah risiko terkena penyakit anemia. Terlebih bagi wanita yang sedang mengalami siklus bulanan biasa disebut haid atau datang bulan, banyak dianjurkan juga rutin mengkonsumsi daging ayam karena dapat menjaga stok darah yang cukup akibat peluruhan darah ketika haid.

Tak kalah penting, daging ayam diyakini kaya kandungan protein tinggi, vitamin dan mineral. Kandungan mineral yang dimiliki daging ayam  antara lain  bermanfaat bagi peningkatan sistem imunitas tubuh. Suatu hal wajar ketika sedang sakit atau kesehatan tubuh sedang terganggu, lebih sering dianjurkan rutin mengkonsumsi sup ayam agar kekebalan tubuh kembali meningkat. Ditambah lagi dalam sup biasa dipadu beberapa jenis sayur serta rempah-rempah alami berkhasiat.

Jika ditambah seledri antara lain dapat diperoleh banyak kandungan vitamin A, B1, B2, B6 dan C. Bahkan ada potasium, folat, kalsium, magnesium, besi, fosfor, natrium dan kandungan asam amino esensial yang tinggi. Lalu natrium organik alami yaitu garam dalam seledri sangat aman untuk dikonsumsi dan sangat penting untuk kesehatan tubuh. Bahkan jika mengalami gangguan dengan kestabilan darah seperti hipertensi masih aman untuk mengkonsumsi natrium yang terkandung di dalam seledri.  Selain juga biasa dikaitkan dengan menurunkan tekanan darah, seledri juga dapat membantu dalam menjaga kesehatan atau fungsi ginjal.

Dengan izin Yang Maha Kuasa, seledri diyakini pula bisa ikut membantu memerangi kanker. Seledri diketahui mengandung setidaknya delapan keluarga senyawa anti kanker. Antara lain ada acetylenics yang telah terbukti menghentikan pertumbuhan sel tumor. Asam fenolat yang menghalangi aksi prostaglandin yang mendorong pertumbuhan sel tumor.  Ada lagi kumarin yang membantu mencegah radikal bebas dari sel-sel yang merusak. Selain itu kandungan mineral yang terdapat di dalam seledri juga mampu menyeimbangkan pH dan menetralkan keasaman di dalam tubuh. (Yan)

Read previous post:
MEDIA TANAM UNTUK BONSAI-Tanah Liat Tak Goyahkan Akar

PENGGEMAR tanaman bonsai datang dari berbagai kalangan. Ada beberapa alasan tersendiri, mereka senang mempunyai ataupun mengoleksi bonsai. Tak jarang di

Close