Sangitan Redam Sakit Pinggang

MERAPI-SULISTYANTO Sangitan termasuk tanaman yang memiliki khasiat obat alami.
MERAPI-SULISTYANTO
Sangitan termasuk tanaman yang memiliki khasiat obat alami.

SALAH satu tanaman berkhasiat obat layak dijaga kelestariannya dan dibudidayakan, yakni sangitan. Pemilik nama latin Sambucus javanica Reinw ini diyakini bisa membantu meredam beberapa keluhan kesehatan, misalnya sakit pinggang ataupun rematik.

Cara membuat ramuan berbahan sangitan, yaitu 30 gram herba sangitan kering (seluruh bagian tanamannya) direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa sekitar satu gelas. Setelah dingin, disaring dan air hasil saringannya dibagi dua untuk diminum, pagi dan sore hari. Air rebusannya juga dapat dipakai untuk mengkompres bagian tubuh yang sakit.

Lain halnya untuk membantu melawan sakit kuning, membutuhkan 50 gram akar sangitan kering atau 90 gram akar sangitan segar. Bahan ini setelah dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masih ditambah lagi daging sapi yang jumlahnya sama banyak lalu ditim. Setelah dingin, air diminum dan dagingnya dimakan.

Lain halnya jika untuk melawan beri-beri. Caranya, 60 gram herba sangitan dan akarnya dicuci bersih. Setelah itu dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dalam tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, disaring dan air saringannya diminum sekaligus. Sebaiknya ramuan ini diminum pada pagi hari.

Adapun ciri tanaman sangitan, antara lain tinggi antara satu sampai empat meter. Batangnya bulat, berkayu dan percabangannya banyak. Daun sangitan termasuk daun majemuk menyirip gasal ganda dua tidak sempurna. Helaian anak daun bertangkai, berbentuk elips memanjang sampai lanset. Bagian ujung daun runcing, tepi bergerigi, gundul tidak berambut dan warna permukaan atas hijau tua. Ukuran bunganya kecil-kecil, berwana putih, kelopak kecil berlekuk malai rata, keluar dari ujung ranting dan berbau harum. Penempatan tanaman sebaiknya mendapatkan sinar matahari yang cukup. Ketika musim kemarau perlu rutin disiram setiap hari. Pemupukan rutin sebaiknya menggunakan pupuk organik. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Diajak Mbah Kung Menyadap Nira

MENJELANG adzan Asar, Pak Paino telah merampungkan pekerjaannya untuk hari itu. Sebagai penyadap air nira, Pak Paino setiap pagi dan

Close