Kucai Sebagai Anti Hipertensi

MERAPI-SULISTYANTO Kucai dan loncang bermanfaat bagi kesehatan badan.
MERAPI-SULISTYANTO
Kucai dan loncang bermanfaat bagi kesehatan badan.

TANAMAN kucai mempunyai nama ilmiah Allium schoenoprasum. Aroma daun-daunnya cukup khas dan sedap, sehingga biasa dijadikan pendukung bumbu masakan favorit, misalnya dapat dicampurkan saat membuat sayur sup, dadar telur, martabak dan bakwan.

Dengan tambahan kucai diharapkan, hasil masakan menjadi kian lezat saat disantap. Selain itu daun-daun tanaman kucai dengan tampilannya yang khas juga dapat diyakini sebagai anti hipertensi (darah tinggi). Adapun untuk mendapatkan kucai, misalnya dengan membeli di pasar, pedagang sayur keliling maupun menanam sendiri.

Adapun khasiatnya sebagai anti hipertensi, sebab tanaman ini mengandung senyawa tetrametiloksamida dan ester 17-etadekadesenil. Selain kucai, sebagai anti hipertensi juga bisa memanfaatkan bahan alami wujud seledri (Apium graviolens) dan kumis kucing (Orthosiphon stamineus Bent). Jika menggunakan seledri, resepnya bisa menggunakan seledri 100 gram, asparagus 100 gram, wortel 200 gram, jeruk lemon satu buah, apel dua buah, air dan madu secukupnya.

Cara membuat ramuannya, apel dan wortel dikupas kulitnya. Setelah itu dicuci bersih bersama asparagus dan seledri. Semua bahan dipotong-potong dan segera dijus sampai lumat. Sebelum diminum akan lebih bagus dipadu juga dengan madu murni. Lain halnya dengan loncang, antara lain berkhasiat sebagai anti biotik, menjaga kesehatan jantung serta membantu mencegah anemia. Adanya manfaat untuk menjaga kesehatan jantung, sebab loncang mengandung polisulfida yang melindungi jantung dari penyakit.

Loncang pun mengandung mangaan dan mineral yang mampu membantu mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh. Sedangkan kolesterol jahat berusaha disingkirkannya. Lain halnya dengan kandungan protein ferroportinnya yang membawa zat besi yang disimpan dari dalam sel ke luar sel. Peningkatan kadar zat besi dalam tubuh membantu meningkatkan jumlah darah dan mencegah risiko anemia. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Suara Tulung…Tulung…. di Ujung Kampung

SUDAH menjadi kebiasaan sebagai scurity, Mas Guntur (nama samaran) selalu menjalankan tugasnya dengan baik. Tengah malam berkeliling memeriksa setiap sudut

Close