Kembang Sungsang Lawan Eksim

MERAPI-SULISTYANTO Kembang sungsang memiliki tampilan khas dan berkhasiat.
MERAPI-SULISTYANTO
Kembang sungsang memiliki tampilan khas dan berkhasiat.

TUMBUHAN bernama kembang sungsang memiliki beberapa tampilan khas. Bagian bunganya mempunyai bentuk unik dan sesuai dengan namanya yaitu kembang sungsang. Sungsang dalam bahasa Jawa mempunyai arti terbalik.

Salah satu kekhasannya, yaitu saat tumbuhan ini mempunyai bunga dan mekar, bunganya akan membalik keatas. Mahkota bunga berjumlah enam yang bentuknya keriting, bagian atas warnanya merah, pangkalnya berwarna kuning kehijauan. Warna bunganya lama kelamaan akan menjadi merah keseluruhan dan tak cepat layu. Adapun nama lain tanaman ini, kembang jonggrang, kuku macan dan dongkel sungsang (Jawa), katongkat (Sunda), Mandalika (Bali). Nama latinnya, Gloriosa superba dari famili Liliaceae.

Bagian rimpang kembang sungsang beracun, namun memiliki efek mendingingkan, meredakan nyeri dan bengkak. Sering dimanfaatkan pula sebagai obat rematik, panas tinggi, kram, kulit bengkak, bisul dan gatal-gatal. Cara memanfaatkannya sebagai ramuan penggempur bisul dan gatal-gatal, yakni rimpang atau umbi kembang sungsang secukupnya diparut, lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit. Lain halnya jika musuh rematik, yaitu menggunakan lima gram rimpangnya direbus, airnya diminum secara teratur.

Untuk eksim, bisa menggunakan satu jari rimpang kembang sungsang, 3/4 jari umbi bidara upas, dicuci bersih lalu diparut. Remas dengan dua sendok makan minyak jarak, dipakai untuk menggosok dan menurap kulit yang terkena ekzema, lalu dibalut. Rutin diganti dua kali sehari, semoga lekas sembuh.

Adapun ciri tanaman ini, misalnya rajin berbunga pada awal musim penghujan. Termasuk jenis tanaman memanjat dengan tinggi bisa mencapai sekitar 2,5 meter. Lalu bagian batangnya lunak, memanjat dengan sulur yang terdapat diujung daun. Daun tunggal bentuk lanset, ujung runcing, pangkal memeluk batang. Bunga kuncup bentuknya bulat memanjang, bertangkai panjang, ujungnya runcing menghadap ke bawah. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
API ABADI DI PULAU GARAM: Penerangan untuk Menjamu Sang Raja

Di bagian timur Pulau Madura, ada sumber api yang tak pernah kunjung padam. Kini tempat tersebut menjadi tempat wisata yang

Close