Teratai Musuh Muntah Darah

TERATAI termasuk jenis tanaman air yang banyak dijadikan sebagai tanaman hias. Selain mampu mendukung keindahan lingkungan, tanaman ini juga diyakini memiliki khasiat kesehatan.

Bahkan seluruh bagian tanaman seperti rimpang, daun, tangkai, bunga, biji dan penyangga bunganya dapat dimanfaatkan dalam bidang pengobatan tradisional. Pemakaiannya bisa dalam bentuk segar maupun yang telah dikeringkan. Bahkan dengan teknologi canggih , bahan-bahan alami dari terata dapat diproses menjadi wujud bubuk. Pemakaiannya bisa tunggal ataupun dikombinasi bahan berkhasiat lain.

Salah satunya membantu mengatasi batuk ataupun muntah darah. Caranya, rimpang teratai dicuci bersih lalu dijus sampai terkumpul satu gelas. Ramuan ini diminum selama antara tiga sampai lima hari berturut-turut. Lain lagi untuk melawan darah tinggi, yakni menggunakan biji teratai 10 gram dan tunas biji teratai 15 gram. Bahan ini direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Hasilnya diminum setiap hari. Jika untuk disentri butuh rimpang teratai 50 gram dan jahe 10 gram. Kedua bahan diparut lalu dijus. Air hasil perasannya ditambah air matang (100 cc) lalu direbus sampai mendidih. Setelah dingin ditambah satu sendok makan madu dan segera diminum

Bunga teratai sangat menawan saat mekar. Warnanya cukup beragam seperti merah, putih, oranye dan kuning. Setelah layu, mahkota bunga berguguran sampai akhirnya tersisa dasar bunga yang akan menjadi bakal buah. Penyangga bunga seperti kerucut terbalik dengan permukaan datar semacam spons, berlubang-lubang dan berisi biji-biji. Warnanya hijau kekuningan lalu berubah menjadi hijau dan akhirnya coklat kehitaman. (Yan)

Read previous post:
PENGEPUNGAN MATARAM ATAS BATAVIA 1628 DAN 1629 (6) – Tumenggung Tegal Menawarkan Perdamaian

DESAS-DESUS tentang persiapan-persiapan Mataram untuk mengulangi pengepungan sudah lama sampai di Batavia. Menurut sumber Belanda, Kasultanan Cirebon juga mengirimkan keterangan-keterangan

Close