Cakar Ayam Sebagai Anti Radang Alami

 Cakar ayam mempunyai manfaat kesehatan. (MERAPI-SULISTYANTO)

Cakar ayam mempunyai manfaat kesehatan. (MERAPI-SULISTYANTO)

TUMBUHAN maupun satwa pendukung kesehatan cukup banyak jenisnya. Ketika dimanfaatkan atau diolah dengan benar, diyakini mampu membantu melawan maupun mencegah keluhan kesehatan, tanpa perlu menggunakan produk-produk berbahan kimia. Meski terkadang penampilannya tampak sepele, bahan alami berkhasiat dari satwa dan tumbuhan mempunyai banyak manfaat kesehatan, misalnya jenis cabe Jawa serta cakar ayam.

Tukiran yang mempunyai usaha rumah potong ayam di kawasan Mlati Sleman mengungkapkan, cakar ayam baik jenis ayam kampung maupun potong diyakini mengandung khasiat kesehatan. Ia pun pernah menemui konsumen yang rutin membeli cakar ayam, antara lain digunakan untuk terapi rematik, nyeri ataupun radang sendi. Bisa membantu juga mencegah kerapuhan tulang/osteoporosis.

Tukiran.(MERAPI-SULISTYANTO)
Tukiran.(MERAPI-SULISTYANTO)

“Meski ada sebagian warga merasa tidak suka makan cakar ayam, karena agak jijik, namun ada juga yang senang makan baik soal rasa maupun manfaat kesehatannya,” papar Tukiran.
Tak jauh beda dengan sirip ikan hiu, cakar ayam juga mengandung glukosamin dan kondroitin. Kedua senyawa ini berkhasiat sebagai antiradang alami, atau dengan kata lain bisa meringankan gejala radang sendi atau osteoarthritis. Tak kalah penting mengandung kolagen, antara lain bisa membantu memelihara kesehatan kulit serta mendukung pergantian sel-sel kulit mati dengan sel kulit baru yang lebih cepat.

Kolagen juga bisa membantu tubuh dalam menyerap kalsium dan protein, sehingga akan mendukung kesehatan tubuh. Termasuk juga dapat meningkatkan produksi sel darah merah, karena bekerja dengan memperkuat struktur pembuluh darah. Bahkan kolagen bisa membantu tubuh dalam menurunkan berat badan, sebab bisa meningkatkan metabolisme tubuh terhadap lemak.

“Cara mengolah atau memasak cakar ayam bisa macam-macam, seperti campuran sop sampai dibuat keripik cakar ayam,” tambahnya.

Sebelum diolah, cakar ayam perlu dicuci bersih dengan air bersih  mengalir. Artinya juga jika membeli cakar ayam dari pedagang maka jangan langsung dimasak, tapi dicuci ulang sampai bersih. Perlu juga memotong semua bagian kuku cakar ayam untuk menghilangkan bagian cakar yang terlihat kotor dan menjijikkan. Lalu direbus dengan air panas selama beberapa menit. Hasilnya ditiriskan dan hilangkan lapisan kulit keras pada kaki ayam. Lapisan ini dihilangkan untuk mengurangi potensi bakteri dan kotoran yang memang tertinggal dalam cakar ayam. Setelah itu direbus lagi dan bisa dimasak sesuai selera. (Yan)

Read previous post:
Nikah Siri Jadi Jalan Pintas

RASA enggan Karman untuk berterus terang kepada Lastri rupanya berkelanjutan hingga berhari-hari, berminggu-minggu sampai akhirnya berlangsung selama dua bulan. Selama

Close