Leunca Perlancar Air Seni

Bagian daun dan buah leunca berkhasiat
Bagian daun dan buah leunca berkhasiat

TANAMAN leunca mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, terutama dengan memanfaatkan bagian buah maupun daunnya. Sudah selayaknya untuk dilestarikan keberadaannya, sedangkan cara memperbanyak tanaman ini bisa dengan menebar biji-biji buah leunca yang sudah tua.

Cara pemanfaatan dari tanaman ini, misalnya baik buah maupun daun leunca bisa dikonsumsi langsung sebagai lalaban. Hanya saja di pasaran lebih mudah mendapatkan bagian buahnya saja. Adapun khasiat buah leunca antara lain sebagai anti bakteri, anti kanker dan tonik. Dengan manfaat atau khasiat seperti ini sudah selayaknya leunca bisa sering dikonsumsi, seperti untuk lalapan, dicampurkan pada sambal maupun masakan lainnya.

Bagian daunnya memiliki efek menenangkan (sedatif), memperlancar air seni (diuretik) dan mengencerkan dahak (ekspektoran). Bahkan getah dari tanaman leunca dapat membantu mengatasi gangguan penyakit kulit termasuk kutil.

Jika digunakan sebagai musuh demam, yakni menggunakan daun leunca sekitar 70 gram. Daun ini direbus menggunakan air bersih lima gelas sampai mendidih selama 15 menit. Hasilnya diminum tiga kali sehari. Ramuan perlu rutin dikonsumsi sampai serangan demamnya tak berkutik lagi. Ada pun kandungan kimia alami daun dan buah leunca, antara lain zat samak, senyawa glikosida alkaloid solanin, zat besi, minyak lemak, kalsium dan vitamin A maupun C.

Menurut sejumlah literatur, tanaman ini berasal dari Asia Barat dan Eropa lalu menyebar sampai ke Indonesia. Ciri tanaman leunca antara lain bercabang banyak dengan ketinggian sampai 175 cm. Letak daunnya berseling, berbentuk bulat telur dengan ujung dan pangkal meruncing. Buah leunca berbentuk bulat, berwarna hijau, jika sudah masak menjadi ungu kehitaman dan berisi banyak biji. Rasanya renyah serta agak langu. Ketika dimakan masih mentah, maupun telah dimasak dengan campuran bahan lain mempunyai rasa khas.

Mirip dengan buah leunca, buah ciplukan juga diyakini mempunyai khasiat kesehatan, antara lain mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula. Manfaatnya sebagai pereda influenza dan sakit tenggorokan, antara lain bisa menggunakan semua bagian tanaman ciplukan. Langkah awalnya, bahan-bahan ini dibersihkan lalu dipotong-potong sebesar tiga sampi empat cm dan dijemur. Lalu dibungkus agar tak lembab lagi dan digunakan sebanyak 9 – 15 gram yang direbus menggunakan air secukupnya. Bagian airnya disaring dan rutin diminum sampai sembuh. (Yan)

Read previous post:
Pemain putri Yuso Sleman (tengah) berusaha mengarahkan bola saat berhadapan dengan Sparta Sidoarjo
Putra-putri Yuso Belum Terbendung

YOGYA (MERAPI) - Salah satu wakil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Voli U-17, Yuso Sleman, masih

Close