• Rabu, 1 Desember 2021

Tim Terpadu Lakukan Penyekatan di Perbatasan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 13:12 WIB

-
Penyekatan wilayah perbatasan di Gunungkidul. (Foto: Bambang Purwanto)

WONOSARI (harianmerapi.com) -Jajaran Polres Gunungkidul, Polda DIY termasuk masih melaksanakan penyekatan hingga 25 Juli mendatang dan dilakukan di sejumlah titik yang memiliki pergerakan masyarakat tinggi dari luar dan dalam Gunungkidul. Antara lain di wilayah perbatasan di Playen, Karangmojo, dan Ponjong.penutupan sejumlah ruas jalan di pusat Kota Wonosari masih dilakukan.

"Kebijakan dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat mencegah penularan Vovid-19.," kata Kasatlantas Polres Gunungkidul Martinus, Kamis (22/7).

Khusus di kota Wonosari penutupan dan rekayasa lalu lintas di 3 ruas jalan dalam Kota Wonosari sebagai tindaklanjut dari perpanjangan PPKM Darurat.Ketiga ruas jalan yang ditutup tersebut antara lain jalan di sisi barat dan timur Alun-Alun Wonosari serta di Taman Parkir atau persis di depan Kompleks Bangsal Sewokoprojo dan dilakukan dari semua arah. Sejak kebijakan penyekatan dan penutupan jalan dilakukan, mobilitas masyarakat mengalami penurunan. Namun ia tidak merinci berapa persen penurunannya dan yang pasti ada penurunan mobilitas masyarakat. "Untuk penyekatan di wilayah perbatasan rutin tetap kami lakukan," imbuhnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Gunungkidul Hery Sukaswadi mengatakan patroli juga akan tetap dilakukan. Terutama memantau kepatuhan masyarakat pada aturan PPKM Darurat.

Adapun patroli dilakukan oleh Tim Pengendalian, Pengawasan, dan Penegakan Hukum (Dalwas Gakkum). Selain Satpol-PP, petugas dari instansi lain turut dilibatkan dalam tim tersebut.

Selama penerapan PPKM, Tim Dalwas Gakkum Gunungkidul menemukan ratusan pelanggaran dari masyarakat. Pelanggaran dilakukan oleh pelaku usaha, hingga warga yang menggelar kegiatan berupa hajatan.Menurut Hery pelanggaran paling banyak terjadi di area bersifat publik. Pihaknya pun memberikan sanksi berupa teguran hingga peringatan tertulis pada mereka yang dianggap melanggar PPKM Darurat.

"Kami juga menindak tegas dengan penutupan sementara hingga pembubaran kegiatan," terangnya. (Pur)

Halaman:

Editor: admin_merapi

Terkini

X