RTLH Tahap II Gunungkidul Sasar 14 Kapanewon

WONOSARI (MERAPI) – Pemkab Gunungkidul berupaya menuntaskan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) meskipun sumber anggaran selama pandemic korona ini banyak yangdipotong untuk penanganan Covid-19. KepalaBidang (Kabid) Perumahan, DinasPerkerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Ir Bambang Antono mengatakan, untuk penangananRTLH di kabupaten Gunungkidul saat ini tetap berjalan sebagaimana direncanakan.

“Untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap 1 dari APBN mendapatkan kuota 600 unit dengan dana per unit Rp 17,5 juta yang digunakan untuk upah dan bahan bangunan. BSPS tahap 1 ini menyasar untuk Kapanewon Ngawen dan Karangmojo,” katanya, Kamis (6/8).

Sedangkan untuk BSPS tahap 2 dengan kuota 716 unit di 14 Kapanewon dengan anggaran tiap unit Rp17,5 juta, digunakan sebesar Rp 15 jutauntuk pengadaan bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah kerja, Selain itu, untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Gunungkidul mendapat 151 unit lokasilingkungan kumuh di Kalurahan Logandeng,Kepek, Selang, dan Baleharjo. Sumber dana untuk pengentasan kemiskinan dalamhal ini RTLH juga didapat dari APBD Provinsi DIY dan untuk program tersebut,Gunungkidul mendapat kuota 161 unit dengan nilai Rp 35 juta per unit. “Kita sedang siapkankelanjutan pengentasan RTLH meskipunditengah pandemic Covid-19 degan tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Data base line yang dimiliki pemerintah saat ini masih ada 19.000 unit RTLH yang tersebar diwilayah Gunungkidul. Data tersebut masuk pada akhir 2019 lalu dan dengan masih banyaknya keberadaan RTLH makamenjadi target pemerintahuntuk penuntasan ini. Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebenarnya tahun 2020 ini telahmelampaui batas, kemudian 19.000 RTLH ini akan diperhitungkan kembali padaRPJMD 2020-2024. “Dengan harapan banyaknya kucuran anggaan bisa menuntaskankeberadaan RTLH di Gunungkidul,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
“Warung Kalasan” untuk Pemasaran Daring UMKM

SLEMAN (MERAPI) - Bupati Sleman Sri Purnomo meresmikan peluncuran "Warung Kalasan" yang merupakan warung berbasis daring atau online sebagai wadah

Close