TPAS di Wukirsari Terima Sampah 365 Ton Perhari

Pengangkutan sampah rumah tangga di Colomadu. (Foto:Abdul Alim)
Ilustrasi

WONOSARI (MERAPI) – Volume pengiriman sampah di Kabupaten Gunungkidul ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Dusun Wukirsari, Baleharjo, Wonosari terus meningkat. Tiap hari mencapai 365 ton. Diprediksikan, pada awal tahun 2020 mendatang, TPAS Wukirsari sudah tidak mampu menampung banyaknya kiriman sampah dari sejumlah daerah di Gunungkidul. “Jika melihat kondisi TPAS saat ini, tahun depan tidak lagi mampu menampung sampah dari wilayah Gunungkidul,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Agus Priyanto MSi Selasa (5/11).

Untuk sampah terbanyak masih bersumber dari sampah rumah tangga dan kedua berasal dari kawasan lokasi wisata pantai yang turut menjadi penyumbang terbanyak. Terkait dengan prediksi tahun depan sudah tidak lagi mampu menampung kiriman sampah pihaknya kini mewacanakan perluasan lahan TPA Wukirsari yang masih ada lahan sekitar 5 hektare untuk digunakan sebagai tempat pembuangan sampah di sekitar lokasi.Wacana perluasan untuk pembangunan TPAS ini sedang diusulkan, agar dapat dapat dibangun pada tahun anggaran 2020. “Kita berharap setidaknya perluasan pembangunan TPAS bisa dilaksanakan pada tahun anggaran 2021,” imbuhnya.

Selama ini menyangkut permasalahan sampah di Gunungkidul tidak hanya ditangani DLH saja tetapi penanganan sampah ini perlu dilakukan terkoordinasi secara lintas sektoral. Setiap kecamatan nantinya diharapkan mempunyai bak sampah kemudian setiap wilayah bisa mengelolanya.Khusus dari jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kini tengah menggencarkan penanaman pendidikan karakter pada siswa sedini mungkin. Dalam hal itu, salah satunya adalah bagaimana membuat kepedulian terhadap lingkungan untuk mengatasi sampah.“tiap sekolah kini ada bak sampah dengan warna berbeda-beda. Sehingga siswa belajar memilah sampah dan membudayakan membuang sampah pada tempatnya,” terang Kadisdikpora Gunungkidul Mahron Rosyid MM. (Pur)

Read previous post:
ilustrasi
Kirim Pesan Mesum

JARIMU harimaumu. Ungkapan ini mungkin sudah sangat familiar di kalangan pengguna smartphone atau gawai. Hanya gara-gara otak-otik gambar, kata-kata maupun

Close